JAWA TIMURSumenep

Lelang Tani Sumenep: Kolaborasi Dua Dinas Perkuat Ekonomi Petani dan Pasar Lokal

101
×

Lelang Tani Sumenep: Kolaborasi Dua Dinas Perkuat Ekonomi Petani dan Pasar Lokal

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net – Malam ini, Kabupaten Sumenep menjadi saksi langkah strategis dalam mendukung sektor pertanian dan koperasi melalui pelaksanaan Lelang Tani yang merupakan hasil kolaborasi erat antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (DKPPd) Kabupaten Sumenep. Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini berlangsung di Gedung Koperasi Sumenep dan dihadiri oleh para petani lokal, perwakilan koperasi, pelaku usaha, serta pejabat terkait, dengan tujuan memperkuat sinergitas antarinstansi dan memberikan nilai tambah bagi hasil panen petani.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa lelang tani ini bukan sekadar kegiatan transaksi, melainkan wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan petani mendapatkan harga yang adil dan layak atas hasil panen mereka. “Seringkali petani menghadapi kendala dalam menyalurkan hasil panen ke pasar dengan harga yang menguntungkan. Melalui kolaborasi ini, kami berupaya membangun jembatan yang kuat antara petani, koperasi, dan pelaku usaha, sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien dan transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKPPd Kabupaten Sumenep menambahkan bahwa sinergitas kedua dinas ini juga bertujuan untuk mengembangkan potensi koperasi sebagai wadah yang mewakili kepentingan petani, serta mendorong perkembangan industri pengolahan hasil pertanian di daerah. “Kami ingin memastikan bahwa hasil panen tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang dapat dipasarkan lebih luas, baik di tingkat lokal maupun regional. Hal ini akan membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat di sektor pertanian,” katanya.

Pada acara lelang ini, berbagai jenis hasil pertanian unggulan Kabupaten Sumenep, seperti jagung, kedelai, cabai, dan berbagai jenis sayuran, ditawarkan kepada para peserta lelang yang terdiri dari perwakilan koperasi, pengusaha industri pengolahan makanan, dan pedagang pasar. Proses lelang berjalan dengan transparan dan tertib, dengan sistem penawaran yang memungkinkan petani mendapatkan harga terbaik sesuai dengan kualitas hasil panen mereka.

Salah satu petani yang mengikuti acara ini, Budi Santoso, mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya kegiatan ini. “Sebelumnya, saya sering kesulitan mencari pembeli yang mau memberikan harga yang pantas untuk hasil panen saya. Dengan adanya lelang tani ini, saya merasa lebih dihargai dan memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendapatan yang lebih baik. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin,” ucapnya.

Selain kegiatan lelang, acara ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan penyuluhan mengenai manajemen pemasaran hasil pertanian, pengembangan produk olahan, dan peran koperasi dalam mendukung usaha petani. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi para petani dan pelaku usaha untuk mengembangkan usaha mereka di masa depan.

Lelang tani kolaborasi DKPP dan DKPPd Kabupaten Sumenep ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam membangun ekosistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing. Dengan sinergitas yang kuat antarinstansi, dukungan terhadap petani, dan pengembangan potensi koperasi serta industri pengolahan, Kabupaten Sumenep berharap dapat terus meningkatkan kesejahteraan petani dan memajukan sektor pertanian sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.

Acara yang berlangsung hingga larut malam ini ditutup dengan harapan bahwa kolaborasi dan sinergitas yang terbangun akan terus berlanjut dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya bagi para petani yang menjadi tulang punggung pangan daerah.”

Pewarta: HR