Beranda

STANDAR GANDA MENYIKAPI ISU KEMANUSIAAN DI WEST PAPUA.

1988
×

STANDAR GANDA MENYIKAPI ISU KEMANUSIAAN DI WEST PAPUA.

Sebarkan artikel ini

WEST PAPUA – Buchtar Tabuni, Ketua West Papua Council Pemerintah Sementara United Liberation Movement For West Papua (ULMWP), Menanggapi Sejumlah tokoh Papua secara tegas mengutuk tindakan pejuang kemerdekaan West Papua,TPNPB atas penembakan pilot dan co-pilot pesawat Smart Air di Korowai kabupaten Boven Digoel dengan alasan kemanusiaan. Salah satunya adalah Paulus Waterpauw melalui akun Facebook resminya. Ditanggapi Tokoh Pejuang Kemerdekaan West Papua Buchtar Tabuni Pada 22 Februari 2026

Sikap tersebut patut diapresiasi karena menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun pungkas Tabuni.

Namun demikian, pada saat yang sama muncul penilaian bahwa sikap serupa tidak ditunjukkan secara konsisten terhadap dugaan pelanggaran kemanusiaan lain yang dilakukan oleh militer Kolonial Indonesia terhadap orang asli Papua. Jika benar demikian, hal ini dapat menimbulkan persepsi adanya standar ganda dalam menyikapi isu kemanusiaan. Ujarnya

Buchtar Tabuni menambahkan Bahwa setiap korban kekerasan baik warga sipil, tokoh agama, maupun tindakan kekerasan lainnya terhadap orang asli Papua adalah manusia yang memiliki martabat yang sama dan hak hidup yang setara.
Contohnya tindakan seperti mutilasi terhadap warga sipil maupun penembakan terhadap seorang hamba Tuhan yang di lakukan oleh militer Kolonial Indonesia adalah sama-sama merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan tegasnya.

Karena itu, konsistensi dalam membela prinsip kemanusiaan menjadi sangat penting. Sikap yang tegas terhadap semua bentuk kekerasan, tanpa memandang pelaku atau latar belakang politiknya, akan memperkuat kredibilitas moral seorang tokoh publik terlebih bagi figur sekelas Paulus Waterpauw tutupnya
Jurnalis : Dano Tabuni