BANDUNG, Globalindo.Net – Ketua Presidium Corong Jabar, Yusuf Sumpena, SH, mengingatkan kepada Kepala Daerah Provinsi Jabar dan Kepala Daerah Bandung Raya untuk segera mencari solusi terbaik mengatasi permasalahan sampah yang semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, urusan sampah saat ini menjadi polemik dalam kehidupan yang terus bergulir dan tidak bisa dihindari.
“Kota Bandung dengan jumlah penduduk sekitar 2.591.763 jiwa dan luas wilayah geografis 16.729,65 hektar atau sekitar 167,31 km², tidak bisa dihindari akan membawa efek sampah sekitar 1.800 ton sampah setiap hari. Hal ini sudah tentu sangat butuh TPA yang bisa menampung secara berkelanjutan,” kata Kang Iyus kepada Media Globalindo, Minggu (16/11).
Kang Iyus mengingatkan bahwa quota ritasi di Sari Mukti sudah mulai dibatasi, sehingga perlu segera dicari solusi alternatif. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah dan pemerintah provinsi Jabar tidak boleh saling melempar tanggung jawab dan saling menyalahkan.
“Saya harap pemerintah provinsi dan daerah Bandung Raya duduk bersama mencari solusi yang terbaik. Ini harus serius ditindaklanjuti demi kepentingan rakyat,” tegas Kang Iyus.
Kang Iyus juga menyarankan agar kepala daerah melakukan konsolidasi dengan para tokoh ahli sampah yang paham untuk mendapatkan masukan. Ia juga menekankan bahwa urusan TPAS tidak hanya berfokus pada Sari Mukti saja, tetapi juga harus mempertimbangkan lokasi lain seperti Leuwi Gajah, Legok Nangka, dan Jelekong.
“Legok Nangka, sebuah proyek TPPAS dengan luas sekitar 82,5 Ha dan telah menguras APBD Prov Jabar hampir 2 triliun rupiah, infrastruktur yang sudah siap sejak 2019 tetapi belum bisa aktif harus menunggu hingga 2029. Proyek ini sudah melewati dua gubernur, menjadi sebuah pertanyaan besar,” kata Kang Iyus.
Kang Iyus juga menekankan bahwa pemerintah pusat dan provinsi sebagai regulator harus turut bertanggung jawab dan memberikan solusi, tidak hanya bisa memberikan punishment saja tanpa mempertimbangkan fakta sosial, demografis, dan geografis serta kondisi lapangan.
Dengan demikian, Corong Jabar berharap agar pemerintah provinsi dan daerah Bandung Raya dapat segera mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan sampah yang semakin mengkhawatirkan.
Red












