Sumenep,Globalindo.net – Dalam upaya menekan angka penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan, Puskesmas Dungkek menggelar kegiatan penyuluhan pencegahan DBD di Kelas Ibu Balita Desa Lapa Daya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Penyuluhan yang berlangsung di balai desa tersebut diikuti oleh para ibu balita dari wilayah sekitar. Mereka tampak antusias mendengarkan penjelasan petugas kesehatan mengenai berbagai upaya pencegahan penyakit, termasuk cara menghindari gigitan nyamuk penyebab DBD dan menjaga kebersihan rumah serta lingkungan.
Kepala Puskesmas Dungkek menyampaikan bahwa di musim penghujan biasanya banyak penyakit yang mudah menular, seperti batuk, pilek, diare, hingga DBD. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan menerapkan gaya hidup bersih di lingkungan masing-masing.
“Salah satu kunci untuk mencegah penyakit adalah menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan 10 indikator PHBS di rumah tangga,” jelasnya. “Harapannya, pengetahuan ini tidak hanya berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.”
Melalui kegiatan ini, para peserta juga diajak memahami cara-cara sederhana namun efektif dalam mencegah penyebaran DBD, seperti menguras tempat penampungan air, menutup wadah air dengan rapat, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Kegiatan penyuluhan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat peran ibu balita sebagai agen perubahan perilaku hidup sehat di keluarga. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan angka kasus penyakit menular dapat ditekan secara signifikan.
Puskesmas Dungkek menegaskan komitmennya untuk terus melakukan edukasi kesehatan di berbagai desa, terutama di wilayah dengan risiko tinggi penyakit musiman. “Lebih baik mencegah daripada mengobati,” pesan petugas kesehatan di akhir kegiatan. “Salam sehat untuk kita semua.”
Pewarta: HR












