BekasiBerita

Rehab Wokshop Milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kab. Bekasi Abaikan K3, Dan Lemah Pengawasan Dari Pihak Terkait

862
×

Rehab Wokshop Milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kab. Bekasi Abaikan K3, Dan Lemah Pengawasan Dari Pihak Terkait

Sebarkan artikel ini

KAB.BEKASI-JABAR

Globalindo.Net// Kegiatan yang mengandung resiko kecelakaaan tentunya harus dilengkapi dengan peralatan lengkap, baik peralatan untuk kontruksi juga peralatan keselamatan untuk para pekerja, apalagi pekerja yang dinaungi perusahaan tentunya ada regulasi yang mengatur. 13/8/2024.

Namun tidak demikian dengan CV Bunga Agung Perkasa, perusahaan yang sedang mengerjakan Rehab Gudang Wokshop milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Bekas diduga mengabaikan aspek keselamatan para pekerjanya.

Proyek senilai Rp. 3.075.212.000, ini ditenggarai memperkerjakan pekerja yang tidak dilengkapi alat pengaman untuk menjaga keselamatan yang telah ditentukan oleh Peraturan dan Perundang-undangan.

Jelas telah tertuang dalam Undang-undang nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Undang-undang nomor 13 tahun 20O3 tentang Ketenagakerjaan, Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta kerja, Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan Sistim Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Dari penulususan Globalindo dilokasi proyek yang beralamat di Jln. Setia darma Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi tersebut terlihat hanya ada Kepala Tukang sedangkan pelaksana dan pengawas tidak ada ditempat.

Menurut penuturan Kepala Tukang (yang tidak menyebutkan nama), kondisi tersebut tentu sangat riskan mengingat hanya mereka yang tahu teknis dan tahapan pekerjaan di lapangan.

“Pelaksananya belum pernah sekalipun datang ke lokasi sejak mulai pekerjaan ini dilaksanakan.” ungkapnya.

Ditempat terpisah Bayu Bazon Aktifis Ormas GMPI menuturkan “Seharusnya pihak Perusahaan mengutamakan keselamatan pekerjanya, hal ini untuk menjaga keselamatan kerja juga meminimalisir resiko kecelakaan terhadap pekerjanya.” Kata Bayu.

Bayu berjanji dalam waktu dekat akan melakukan investigasi terhadap kegiatan proyek tersebut, “dari hal kecilpun diabaikan apalagi yang besar, karena kegiatan ini cukup lumayan besar anggarannya dan patut untuk diawasi ” Pungkasnya.

 

(Mat)