Kabupaten GarutBeritaJawa Barat

Desa Yang Unik di Garut, Dimana Kaum Perempuannya Mendominasi Pekerjaan Laki-Laki

782
×

Desa Yang Unik di Garut, Dimana Kaum Perempuannya Mendominasi Pekerjaan Laki-Laki

Sebarkan artikel ini

GARUT-JABAR

Globalindo.Net // Desa Sanding yang terletak di pegunungan sebelah selatan Kantor Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, adalah desa yang memiliki keunikan tersendiri, meskipun pada umumnya tipikal Desa Sanding secara umum sama seperti halnya desa desa yang lain di Kabupaten Garut.

Keunikan desa sanding terletak pada dominasi pekerjaan yang umumnya dilakuakn oleh kaum perempuan. Menurut catatan hampir 95 % pekerjaan di lakukan oleh kaum perempuan, bahkan jabatan di tingkat Desa seperti Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) diduduki oleh kaum perempuan.

Selain itu pekerjaan yang biasanya dikerjakan kaum laki-laki, semuanya dikerjakan oleh ibu-ibunya, ‘Kecuali Pekerjaan Menggali Kubur’.

Dari catatan sensus jumlah penduduk di Desa Sanding sebanyak 4587 jiwa, terdiri dari 2357 laki-laki, dan 2231 perempuan, dengan total kepala keluarganya 1417 KK.

Menurut Alvin S.ip., Kasie Pemerintahan Desa Sanding menyebutkan sehubungan dengan begitu dominannya peran kaum perempuan di Desa Sanding benar-benar unik sekali dibanding desa yang lainnya.

Alvin menuturkan, semua kegiatan kemasyarakatan baik gotong- royong, atau mengerjakan pekerjaan yang seharusnya oleh laki-laki, ini malah dikerjakan oleh kaum emak-emak. Seperti kerja bakti memperbaiki saluran air, pengecoran, ada musibah longsor, bahkan menggarap sawah dari mulai mencangkul sampai penanaman.

“Kecuali hanya menggali kuburan, itu dikerjakan oleh laki-laki,” imbuhnya.

Selain itu Alvin mengungkapkan, hampir 95% Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), antara lain ketua RT ketua RW semua dijabat oleh emak-emak, bahkan dari 22 ketua RT hanya dua RT yang dijabat oleh laki-laki.

Kenapa demikian?, Karena 85% kaum laki-laki penduduk di Desa Sanding tersebut kebanyakan memilih bekerja keluar daerah, tersebar di tiap provinsi yang ada di lndonesia (merantau) menjadi buruh bangunan, mandor bangunan, pemborong bangunan sampai dengan Arsitek bangunan, pulangnya bisa setahun sekali, tutur Alvin.

Sungguh luar biasa, disaat para lelaki pergi merantau untuk mencari nafkah, kaum perempuan di Desa Sanding justru mengambil peran yang ditinggal kau prianya, mereka tidak segan mengerjakan pekerjaan laki-laki, seperti bertani, mengurus ternak bahkan mampu juga dalam menjalankan roda pemerintahan, baik tingkat RT maupun tingkat RW.

Walau 95 % yang kaum perempuannya mendominasi pekerjaan laki-laki, tapi terlihat Desa ini luar biasa maju dan paling depan di segala bidang pembangunan.

Semoga saja, baik pemerintahan daerah maupun pusat bisa lebih memperhatikan pemberdayaan perempuan, Desa Sanding ini sangat luar biasa di banding desa lainnya yang ada di Kecamatan Malangbong, ucap Alvin

Desa Sanding memiliki kesenian dan budaya yang khas, seperti Karinding Sanding, Terbang Sanding, Badeng Sanding bahkan pernah memiliki atlet Nasional di cabang olahraga Catur di era 1985. “Jadi lengkap sudah keunikan yang ada di Desa Sanding ini” pungkas Alvin.

 

(Rf).