BeritaPemerintahanSumenep

LHGN Menilai Study Banding Kades Se – Kabupaten Sumenep Diduga Hamburkan Uang Rakyat Dan Minim Manfaat 

373
×

LHGN Menilai Study Banding Kades Se – Kabupaten Sumenep Diduga Hamburkan Uang Rakyat Dan Minim Manfaat 

Sebarkan artikel ini

Sumenep, Globalindo.net//– Agenda studi banding dari AKD dan Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa ( DPMD ) Kabupaten Sumenep dengan seluruh jajaran Kepala Desa atau yang mewakili meliputi seluruh desa di kabupaten Sumenep dinilai hanya sebagai modus plesiran pemborosan menghamburkan dana desa (ADD) uang rakyat dan minim manfaat.

Hal itu dikatakan oleh Ketua LHGN, Hasyim Khafani. Hasyim Khafani menyayangkan studi banding tersebut karena dipastikan ada problem secara filosofis maupun substansi yang cukup mengherankan, pertama soal anggarannya yang cukup fantastis.

Pasalnya, Perlu diperjelas juga apa maksud dan tujuan dari studi banding itu apa. Kenapa jauh keluar dari Jawa Timur, dan secara unsur tanah mungkin sangat berbeda. Lalu apa hasilnya nanti ?”

Sebab, Informasi yang saya dapatkan, ada yang merasa keberatan, serta ada pula yang merasa itu hanya buang-buang anggaran. Jadi, kalau urgensinya tidak jelas mau dibawa kemana pemerintahan desa di kabupaten Sumenep

” Ketika tidak secara filosofis dan substansi dilakukan, maka problem nya merupakan pertaruhan kepentingan umum (publik), maksudnya ialah hanya memenuhi kepentingan pribadi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, dugaan saya begitu,”Kata hasyim pada awak media ini

Lebih lanjut, Kata Hasyim, Disisi lain ia merasa heran dengan alat transportasinya. Ada yang memakai kereta api dan ada juga yang menggunakan bus. Alasannya, yang memakai bus karena bukan kepala desa melainkan yang mewakili.

Pertanyaannya, apakah pembayaran tiket bus itu beda dengan pembayaran tiket kereta, entahlah…?

” Yang jelas, Agenda tersebut beserta alasannya bisa saya katakan tidak bermanfaat untuk kepentingan umum (publik), dan terkesan AKD Sumenep dan Dinas DPMD tidak punya planning yang visioner untuk masa depan pemerintah Desa di seluruh kabupaten Sumenep,” Ujarnya

” Planing Studi banding AKD dan Kepala DPMD Kabupaten Sumenep bisa membawa sumenep kedepan lebih maju, dan semoga tidak mementingkan nilai anggaran yang akan tersisa dari studi banding tersebut,” Imbuhnya

 

 

 

ewarta : HOLIB

Editor     : Redaksi