SUMENEP, Globalindo.net — Dalam upaya mendongkrak kualitas dan daya saing produk perikanan, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perikanan menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Mutu dan Pemasaran Pengolahan Rumput Laut dan Olahan Ikan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, pada 26–28 Oktober 2026, bertempat di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Joko Satriyo, S.IP., M.Si. Hadir pula Kepala UPT PBP2KP Kepanjen, Kepala Seksi Pelatihan Teknis PBP2KP beserta tim, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kabupaten Sumenep, perwakilan TP PKK Kabupaten Sumenep, serta para anggota Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) binaan Dinas Perikanan Sumenep.
Dalam sambutannya, Joko Satriyo menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkuat kemampuan kelompok usaha perikanan dalam mengolah dan memasarkan produk rumput laut dan ikan.
“Pengolahan hasil perikanan merupakan cara untuk mempertahankan daya awet dan kandungan nilai gizinya,” ujar Joko.
Lebih dari sekadar pengawetan, pengolahan juga menjadi kunci untuk meningkatkan nilai ekonomis produk. Melalui diversifikasi olahan yang beragam, diharapkan produk perikanan Sumenep semakin diminati pasar.

“Diharapkan kegiatan ini menjadi stimulus untuk meningkatkan kreativitas para pelaku usaha pengolahan hasil perikanan dalam mengolah rumput laut dan ikan sehingga dapat memberikan nilai tambah pada produk,” tambahnya.
Para peserta pelatihan diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan yang dipelajari ke dalam usaha sehari-hari. Inovasi rasa, kemasan yang menarik, serta strategi pemasaran yang tepat menjadi fokus utama agar produk olahan perikanan Sumenep semakin berdaya saing dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.”
Pewarta: HR












