JAWA TIMURMaduraSumenep

Jaga Harmonisasi Sosial, Bakesbangpol Sumenep Dorong Penguatan Ormas Di Kecamatan Bluto

19
×

Jaga Harmonisasi Sosial, Bakesbangpol Sumenep Dorong Penguatan Ormas Di Kecamatan Bluto

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, gelar sosialisasi organisasi kemasyarakatan di pendopo Kecamatan Bluto.

Dalam acara tersebut organisasi kemasyarakatan (ormas) didorong tidak berhenti sebagai wadah berkumpul, tetapi mengambil peran lebih besar sebagai penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Mengusung tema “Penguatan Peran Ormas dalam Merawat Harmoni Sosial Sumenep Berbasis Bhuppa’, Babbhu’, Guru, Rato,” kegiatan tersebut menempatkan nilai-nilai kearifan lokal Madura sebagai fondasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, tertib dan tetap kokoh menghadapi berbagai perubahan sosial.

Tema tersebut bukan sekadar slogan. Bhuppa’, Babbhu’, Guru, Rato menjadi pesan utama agar kekuatan sosial masyarakat tetap bertumpu pada penghormatan terhadap orang tua, guru dan pemimpin, sekaligus menjadi modal penting dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan.

Camat Bluto Fajar Hidayat menyampaikan bahwa ormas memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Ormas harus menjadi bagian dari solusi. Nilai Buppa’, Babbu’, Guru, Rato harus tetap menjadi pegangan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan nilai itu, perbedaan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, tetapi menjadi kekuatan untuk menjaga kebersamaan,” papar Fajar.

Dalam kesempatan tersebut, Bakesbangpol juga mengajak seluruh elemen ormas untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang dan selama momentum demokrasi. Perbedaan pilihan politik dinilai sebagai hal yang wajar, namun tidak boleh merusak persaudaraan dan ikatan sosial yang telah terbangun di tengah masyarakat.

Bakesbangpol menekankan bahwa bagi masyarakat Madura, nilai Bhuppa’, Babbhu’, Guru, Rato merupakan fondasi kehidupan sosial yang harus tetap dijaga meski terdapat perbedaan pandangan maupun pilihan politik.

Dari Kecamatan Bluto, pesan itu kembali ditegaskan demokrasi boleh menghadirkan perbedaan pilihan, tetapi harmoni sosial harus tetap menjadi prioritas bersama.

“Di tengah perubahan zaman, ormas diharapkan menjadi salah satu kekuatan yang menjaga agar nilai-nilai lokal tetap hidup sekaligus mampu melindungi masyarakat dari berbagai ancaman baru, termasuk narkotika,” pungkas Edy.

Pewarta : w a w a n

Tinggalkan Balasan