JAWA TIMURMaduraSumenep

Kepala Bappeda Sumenep: Jadikan Hari Pramuka Momentum Tingkatkan Peran Aktif Generasi Muda

18
×

Kepala Bappeda Sumenep: Jadikan Hari Pramuka Momentum Tingkatkan Peran Aktif Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mendorong seluruh kalangan generasi muda untuk menjadikan peringatan Hari Pramuka Tahun 2026 sebagai momentum nyata dalam meningkatkan peran dan kontribusi aktifnya di berbagai bidang pembangunan daerah.

Arif menilai, keberadaan generasi muda memiliki posisi yang sangat strategis dan menentukan dalam mendukung agenda besar swasembada pangan menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, Gerakan Pramuka tidak boleh hanya berhenti menjadi wadah pembentukan karakter semata, melainkan harus mampu melahirkan generasi yang peka, aktif, dan memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masyarakat.

“Anggota Pramuka juga penting menjadi bagian dari solusi menghadapi tantangan pembangunan,” ujar Arif Firmanto.

Ia menegaskan bahwa tema peringatan Hari Pramuka tahun ini, yaitu “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, memiliki relevansi yang sangat kuat dengan arah kebijakan pembangunan nasional maupun pembangunan yang sedang digalakkan di tingkat daerah.

Lebih jauh, Arif menyampaikan bahwa cita-cita besar menuju Indonesia Emas tahun 2045 tidak akan sanggup diwujudkan hanya oleh kekuatan pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, tak terkecuali generasi muda, melalui gagasan segar, inovasi, kerja nyata, serta semangat gotong royong yang kian terjaga.

Di sisi lain, Arif menegaskan kembali bahwa pendidikan karakter tetap menjadi fondasi utama yang tak boleh dikesampingkan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, semangat gotong royong, hingga kepedulian terhadap lingkungan harus terus ditanamkan dan dibiasakan kepada generasi muda sejak dini.

“Semangat Pramuka harus terus dijaga dan dikembangkan agar mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat,” katanya.

Ia juga mendorong agar generasi muda tidak hanya ditempatkan pasif sebagai penerima manfaat pembangunan. Sebaliknya, mereka harus diberikan ruang yang seluas-luasnya untuk berkreasi, berinovasi, dan terlibat langsung dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Pramuka harus mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar, berinovasi, sekaligus mengambil peran nyata dalam pembangunan,” tegasnya.

Lanjut Arif, Bappeda Kabupaten Sumenep secara berkelanjutan terus mendorong penguatan kolaborasi yang erat antar seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal paling penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Ia pun berharap nilai-nilai kepanduan tidak hanya berhenti pada kegiatan organisasi semata, melainkan benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini diperlukan agar lahir generasi yang tangguh, mandiri, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan zaman.

“Gerakan Pramuka diharapkan mampu menjadi wadah pembentukan generasi muda yang tangguh, mandiri, kreatif, dan peduli terhadap masa depan bangsa,” ujarnya.

Terakhir, Arif mengingatkan agar peringatan Hari Pramuka tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan yang lewat begitu saja.

Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melakukan refleksi mendalam sekaligus memperkuat komitmen bersama generasi muda dalam mengambil peran nyata bagi kemajuan pembangunan daerah maupun negara.

“Pramuka bukan sekadar tentang seragam dan kegiatan seremonial, tetapi tentang bagaimana membentuk generasi yang siap mengabdi, berkarya, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” pungkas Arif Firmanto.

Pewarta:HR

Tinggalkan Balasan