KAB BEKASI, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, mulai menghadirkan sejumlah figur yang siap mengabdikan diri untuk kemajuan desa. Salah satu sosok yang kini menjadi perhatian masyarakat adalah Ahmad Yani, mantan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Labansari yang resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Kepala Desa periode 2026–2034.
Bagi warga Labansari, nama Ahmad Yani bukanlah sosok yang asing. Selama menjabat sebagai Ketua BPD, ia dikenal aktif mengawal jalannya pemerintahan desa, menyerap aspirasi masyarakat, serta menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah desa. Pengalaman tersebut menjadi modal penting yang mendorong dirinya untuk melangkah lebih jauh dalam pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Ahmad Yani, keputusannya maju dalam kontestasi Pilkades bukan semata-mata karena keinginan untuk menduduki jabatan, melainkan dilandasi niat tulus untuk melanjutkan pengabdian dan menghadirkan pembangunan yang lebih merata bagi seluruh warga Desa Labansari.
“Pengalaman selama berada di BPD mengajarkan saya banyak hal, terutama bagaimana mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan mengawal kebijakan agar benar-benar berpihak kepada warga. Jika diberikan amanah, saya ingin memastikan pembangunan dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali,” ungkapnya.
Berbekal pemahaman terhadap kondisi sosial, potensi wilayah, serta berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi desa, Ahmad Yani hadir dengan visi yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ia mengusung visi “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”, yang diwujudkan melalui misi “Mewujudkan Kehidupan Masyarakat yang Lebih Baik, Adil, dan Sejahtera.”
Bagi Ahmad Yani, visi dan misi tersebut bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan yang akan diterjemahkan ke dalam berbagai program nyata. Fokus utamanya meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengelolaan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan dekat dengan warga.
Ia meyakini bahwa kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi salah satu nilai yang akan terus dijaga dan diperkuat.
“Desa akan maju jika seluruh elemen masyarakat dilibatkan. Pemerintah desa harus hadir sebagai pelayan masyarakat, membuka ruang dialog, serta memberikan kesempatan yang sama bagi warga untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” katanya.
Di tengah dinamika pesta demokrasi desa yang akan berlangsung, Ahmad Yani berharap kehadirannya dapat memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat yang menginginkan kepemimpinan yang berpengalaman, dekat dengan warga, dan memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan desa.
“Saya hadir bukan untuk sekadar berkompetisi, tetapi untuk menawarkan pengabdian yang berlandaskan pengalaman, kebersamaan, dan semangat membangun. Saya berharap masyarakat dapat memilih pemimpin yang benar-benar bekerja untuk kepentingan desa dan masa depan generasi yang akan datang,” tuturnya.
Dengan langkah yang mantap menuju Pilkades Labansari 2026–2034, Ahmad Yani kini memohon doa, restu, dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Ia berkomitmen untuk terus mendengarkan aspirasi warga dan bersama-sama mewujudkan Desa Labansari yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing di masa mendatang.
( Amh )












