Depok, Globalindo.net – Dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental dan keamanan digital menjadi pembahasan utama dalam kegiatan Bincang Damai yang diselenggarakan Ruang Damai melalui Zoom Meeting pada Senin, 25 Mei 2026.
Mengusung tema “Think Before You Click: Bijak Menggunakan Sosial Media”, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang untuk membahas tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital. Diskusi tersebut menyoroti bagaimana media sosial tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga dapat memicu berbagai persoalan jika digunakan tanpa kesadaran dan kontrol diri.
Kriminolog Irnasya Shafira Hadi menjelaskan bahwa ruang digital saat ini semakin rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber, seperti cyberbullying, grooming, hingga pelecehan seksual. Menurutnya, masih banyak orang yang menganggap tindakan di media sosial sebagai candaan biasa, padahal dapat berdampak serius bagi korban.
Ia menegaskan bahwa setiap pengguna media sosial memiliki kemungkinan menjadi korban maupun pelaku kekerasan digital. Karena itu, kesadaran dalam menggunakan media sosial perlu terus dibangun, terutama di kalangan anak muda yang aktif berinteraksi di ruang digital.
“Cyberbullying bukan sekadar bercanda. Think Before You Click menjadi langkah sederhana agar ruang digital bisa lebih sehat dan aman,” ungkapnya.
Selain isu keamanan digital, webinar ini juga menyoroti dampak media sosial terhadap kondisi psikologis remaja dan generasi muda. Koordinator Yayasan Aliansi Remaja, Yogi Aris Budiman, menyampaikan bahwa media sosial memiliki dua sisi yang tidak dapat dipisahkan.
Di satu sisi, media sosial membantu seseorang memperluas jaringan pertemanan dan membuka akses informasi yang lebih luas. Namun di sisi lain, penggunaan yang berlebihan dapat memicu tekanan sosial, rasa insecure, hingga ketergantungan terhadap validasi dari orang lain.
Menurut Yogi, kondisi tersebut membuat banyak anak muda mengalami hambatan kesehatan mental tanpa disadari. Oleh sebab itu, ia mengajak generasi muda untuk mulai membangun self awareness dalam aktivitas digital sehari-hari.
“Self awareness penting agar seseorang mampu mengelola emosi, memahami tujuan saat online, menjaga privasi, dan mengontrol diri ketika menggunakan media sosial,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Ruang Damai berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya etika dan kesehatan mental dalam penggunaan media sosial sehingga ruang digital dapat menjadi tempat yang lebih aman dan positif bagi semua orang.
Pewarta: Akbar Trio Mashuri












