JAWA TIMURSumenep

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Direktur RSUDMA Dorong Pers Sajikan Informasi Berkualitas dan Berimbang

21
×

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Direktur RSUDMA Dorong Pers Sajikan Informasi Berkualitas dan Berimbang

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net– Dalam momentum peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh setiap tanggal 3 Mei, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menyampaikan apresiasi sekaligus dorongan tegas kepada seluruh insan pers. Ia mengajak awak media untuk tetap konsisten menyajikan informasi yang berkualitas, akurat, dan berimbang bagi masyarakat luas.

Pernyataan itu disampaikan dr. Erliyati pada Minggu (12/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peran strategis media massa sebagai mitra penting dalam membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat melalui informasi yang dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan.

Menurut dr. Erliyati, pers memegang tanggung jawab yang sangat besar dalam menjaga marwah kebebasan berekspresi dan kebebasan menyampaikan pendapat. Namun di sisi lain, kebebasan tersebut harus dibarengi dengan komitmen kuat agar setiap berita atau informasi yang disebarkan tidak menyesatkan, tidak memicu konflik, dan senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta norma yang berlaku.

Ia menegaskan, tantangan bagi insan pers saat ini semakin berat, terlebih di tengah derasnya arus informasi di era digital. Maraknya berita bohong (hoaks), data yang tidak terverifikasi, dan disinformasi yang beredar bebas menjadi ancaman serius yang bisa merugikan masyarakat luas jika tidak dilawan dengan informasi yang benar.

“Pers harus berdiri sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat melalui pemberitaan yang objektif, berimbang, dan sepenuhnya berbasis pada fakta. Di tengah tumpukan informasi yang berdatangan setiap detik, berita yang benar dan teruji kebenarannya adalah yang paling dibutuhkan publik,” ujar dr. Erliyati dalam keterangannya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa makna kebebasan pers tidak hanya berhenti pada hak untuk menyampaikan informasi. Lebih dari itu, kebebasan tersebut melekatkan tanggung jawab besar untuk menjaga kualitas, kebenaran, dan manfaat dari setiap konten yang disebarkan ke ruang publik.

Di kesempatan yang sama, dr. Erliyati juga menegaskan komitmen penuh RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk selalu terbuka dan menjalin hubungan baik dengan media. Bagi pihak rumah sakit, pers dipandang sebagai mitra strategis yang berperan penting dalam menyampaikan berbagai informasi terkait layanan kesehatan, program, dan kebijakan rumah sakit secara transparan kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergi yang terjalin erat antara institusi pelayanan kesehatan dan insan pers menjadi kunci utama agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang jelas, akurat, dan utuh mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan dan pelayanan publik.

“Sinergi antara kami dan rekan-rekan pers adalah upaya krusial untuk menciptakan ruang komunikasi yang sehat, di mana informasi disampaikan secara akurat, benar, dan akuntabel di hadapan publik,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, dr. Erliyati berharap momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia ini menjadi pengingat dan sekaligus penyemangat bagi seluruh insan pers. Ia berharap para wartawan dan pengelola media terus menjaga profesionalisme, integritas, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas jurnalistik, semata-mata demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat luas.”

Pewarta: Eka

Tinggalkan Balasan