MAGELANG,Globalindo.net – Udara sejuk di kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang menjadi saksi perjalanan berharga bagi para pemimpin legislatif Indonesia. Sebanyak 557 Ketua DPRD Kabupaten dan Kota se-Indonesia mengikuti retreat kepemimpinan yang digagas Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) selama lima hari, 15–19 April 2026.
Agenda ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan proses pendewasaan diri untuk menyelaraskan visi pusat dan daerah, serta menguji ketahanan mental di tengah dinamika zaman.
Di balik keseriusan agenda tersebut, tersimpan cerita unik dan pengalaman manusiawi yang dibagikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, S.H.
Menurut Zainal Arifin, hari-hari pertama pelaksanaan menjadi fase yang paling menantang secara mental dan fisik. Bukan karena materi yang sulit, melainkan soal adaptasi ritme dan koordinasi tim.
“Awalnya cukup berat. Komunikasi dengan ajudan, ADC, hingga driver tidak berjalan baik. Itu yang membuat saya sempat merasa tertekan,” ungkap H. Zainal Arifin, Sabtu (18/04/2026).
Kondisi serupa juga dirasakan oleh rekan-rekannya sesama Ketua DPRD dari wilayah Madura Raya. Rasa lelah fisik dan jenuh mental sempat melanda di tengah padatnya kegiatan.
Namun, waktu perlahan mengubah suasana. Interaksi lintas daerah dan pertemuan dengan ratusan kepala legislatif dari berbagai penjuru Indonesia justru menjadi obat penyembuh.
“Pelan-pelan kami menemukan ritme. Kebersamaan dengan teman-teman dari seluruh Indonesia membuat kami bisa beradaptasi,” tambahnya.
Titik balik yang mengubah seluruh suasana datang di hari keempat. Ketika para tokoh bangsa hadir memberikan materi, atmosfer kegiatan berubah drastis menjadi sangat hidup dan inspiratif.
Mulai dari para menteri, wakil menteri, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir berbagi wawasan. Bahkan momen paling emosional dan menguatkan terjadi saat mereka bertemu langsung dengan Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Ketika bertemu para menteri, Kapolri, hingga Presiden, rasa lelah itu seperti hilang. Ada energi baru yang kami rasakan,” tegas politisi asal Ambunten itu dengan antusias.
Retreat ini pada akhirnya membuktikan diri sebagai ruang yang ampuh untuk pembentukan karakter. Dari yang awalnya penuh tekanan, kini berubah menjadi ketahanan mental yang kuat. Dari rasa lelah, bertransformasi menjadi soliditas tim yang utuh.
Menjelang penutupan, suasana yang dulu dipenuhi keluhan kini berganti penuh optimisme dan semangat baru.
“Alhamdulillah, semua yang kami rasakan di awal seperti terobati. Kami siap menutup retret ini dengan semangat baru,” pungkas H. Zainal Arifin.
Di Magelang, para Ketua DPRD tidak hanya berkumpul, tetapi benar-benar ditempa. Mereka dipersiapkan untuk kembali ke daerah masing-masing dengan visi yang lebih selaras dan jiwa kepemimpinan yang jauh lebih tangguh.”
Pewarta: HR-Eka












