JAWA TIMURSumenep

Viral Ada Kecoak di Makanan, Wali Murid Minta Dapur Manding Daya Disuspend

126
×

Viral Ada Kecoak di Makanan, Wali Murid Minta Dapur Manding Daya Disuspend

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net – dugaan Kualitas makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Dapur Manding Daya, di bawah naungan Yayasan Dapur Alif Batu Putih, kembali menjadi sorotan panas. Kali ini dapur tersebut viral di media sosial dan menjadi bahan pembicaraan luas setelah ditemukan adanya hewan kecoak di dalam menu yang disajikan untuk anak-anak.rabu 15/04/2026

Keluhan ini mencuat setelah sejumlah guru PAUD dan wali murid di kecamatan Manding menemukan fakta menjijikkan tersebut dalam makanan yang didistribusikan. Yang membuat kemarahan memuncak, kejadian serupa ini diketahui bukan terjadi satu atau dua kali, melainkan sudah berulang namun tidak kunjung diperbaiki.

“Karena ini terjadi bukan satu atau dua kali, maka wali murid meminta dapur tersebut di-suspend atau dihentikan sementara operasionalnya,” ujar salah satu perwakilan wali murid inisial O.

Keberadaan hewan asing seperti kecoak dalam makanan dinilai sangat mengkhawatirkan dan membahayakan kesehatan anak-anak sebagai penerima manfaat. Hal ini juga menunjukkan bahwa standar kebersihan dan higienis di dapur tersebut sangat minim dan tidak layak.

Ketika awak media berusaha mengonfirmasi hal ini kepada pihak pengelola atau pemilik dapur inisial AMY, jawaban yang diterima terkesan bertele-tele dan tidak memuaskan.

“Bahkan saat wartawan media ini konfirmasi kepada pihak yang punya dapur AMY, alasannya hanya bilang masih ada acara,” ucapnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan lengkap maupun penjelasan rinci mengenai bagaimana bisa kecoak masuk ke dalam makanan dan langkah perbaikan apa yang akan dilakukan. Sikap pengelola yang dinilai kurang tanggap ini justru semakin memicu kecurigaan dan kekecewaan masyarakat.

Melihat kondisi yang semakin memprihatinkan ini, para wali murid mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Satgas MBG untuk segera turun tangan. Mereka meminta agar dilakukan inspeksi mendadak (sidak) secara menyeluruh ke lokasi dapur tersebut.

“Wali murid inisial O meminta kepada pemerintah kabupaten Sumenep untuk melakukan sidak dan diberikan sanksi berat kepada dapur tersebut,” tegasnya.

Mereka berharap pemerintah tidak menutup mata dan segera mengambil tindakan tegas, mulai dari penghentian sementara operasional hingga evaluasi total, demi memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang bersih, sehat, dan layak konsumsi.”

Pewarta:HR

Tinggalkan Balasan