SUMENEP, globalindo.net – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, kembali diterpa gelombang kritik.jumat 10/04/2026
Wali murid meluapkan kekecewaan atas dugaan makanan yang disajikan dalam kondisi tidak layak konsumsi, bahkan terindikasi basi. Di tengah sorotan itu, mencuat pula isu keterlibatan oknum wartawan yang diduga membekingi operasional dapur, memperkeruh polemik yang kian menggerus kepercayaan publik.
Seorang warga dari wilayah Kapedi dengan inisial I menegaskan bahwa masalah kualitas makanan yang disajikan di dapur tersebut sering kali basi sehingga menjadi perhatian serius masyarakat luas .
“MBG Pakandangan Tengah selain dibekingi oknum wartawan, juga banyak dapat kritikan mengenai dugaan pendistribusiannya yang sering basi,” ucapnya.
Meskipun ada upaya untuk menutupi kelalaian itu, akan tetapi kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa standar kebersihan dan kesegaran makanan diduga belum terjaga dengan baik.
Bahkan, Netizen Ramai-ramai berkomentar di TikTok dengan berbagai komentar yang menunjukkan keresahannya. Banyak netizen juga yang memberikan komentar negatif di akun media sosial TikTok milik media globalindo.net yang memuat pemberitaan terkait kondisi dapur tersebut.
Dalam kolom komentar, warganet sepakat menyebutkan bahwa, Dapur Pakandangan Tengah ini memiliki catatan buruk terkait kualitas makanan. Sebab, makanan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah wilayah tersebut seringkali dalam kondisi tidak layak konsumsi alias basi.
“Di kolom komentar TikTok banyak yang menyebutkan bahwa dapur ini sering mengirim makanan basi ke sekolah,” tambahnya.
Beberapa komentar dari warganeti, Kadang lauknya bau kadang juga lauknya bau. Tulis akun @anna******3
Bener nasinya basi tulis akun @lukma********a
Iya ini mennu kemaren di sekolah anakku, makanannya gak layak nasinya basi, kita sebagai orang tua hawatir min soalnya anakku belum bisa membedakan nasi basi atau tidak tulis akun @ziya****a
Ternyata ada Bekingannya ya tulis akun @ana0*****i
Kini, Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera turun tangan mengecek langsung ke lokasi, tidak hanya mendengar laporan, dan menindak tegas pihak pengelola serta siapapun yang mencoba menutupi kesalahan demi kesehatan anak-anak penerus bangsa.
Hingga berita ini di publis, masih belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG pakandengan tengah. Namun, Awak media ini akan terus berupaya untuk melakukan konfrimasi pada pihak terkait.”
Pewarta: HR












