JAWA TIMURTrenggalek

DEKAT Tegaskan Peran Strategis dalam Pemajuan Kebudayaan Trenggalek

94
×

DEKAT Tegaskan Peran Strategis dalam Pemajuan Kebudayaan Trenggalek

Sebarkan artikel ini

Trenggalek – Dewan Kebudayaan dan Adat Trenggalek (DEKAT) menyampaikan komitmennya dalam mendukung upaya pemajuan kebudayaan di Kabupaten Trenggalek. Hal ini disampaikan sebagai respons atas munculnya aspirasi dari para pegiat budaya terkait wacana pembentukan dewan kebudayaan di daerah.

Kadang DEKAT menyambut baik berbagai inisiatif yang bertujuan memperkuat ekosistem kebudayaan lokal. Menurut mereka, aspirasi tersebut mencerminkan kepedulian bersama dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Dalam paparannya, DEKAT menegaskan bahwa lembaga ini dibentuk sebagai implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan serta Peraturan Daerah Kabupaten Trenggalek Nomor 2 Tahun 2020. Kehadiran DEKAT menjadi salah satu bentuk langkah konkret dalam menjalankan kebijakan pemajuan kebudayaan di tingkat daerah.

“Tugas utama kami adalah mendorong pelestarian sekaligus pengembangan budaya lokal agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, baik secara sosial maupun ekonomi,” ujar perwakilan Kadang DEKAT.

Terkait wacana pembentukan dewan kebudayaan yang baru, DEKAT menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam pengambilan kebijakan. Namun demikian, DEKAT menekankan pentingnya aspek keterterimaan dari para pengurus yang nantinya akan terlibat.

Hal ini dinilai krusial mengingat keberagaman latar belakang komunitas, pelaku, dan pegiat budaya di Trenggalek yang sangat dinamis. Tanpa adanya representasi yang inklusif, dikhawatirkan lembaga yang terbentuk tidak mampu mengakomodasi seluruh kepentingan budaya yang ada.

Lebih lanjut, DEKAT juga mendorong adanya komunikasi yang terbuka serta pelibatan semua unsur budaya dalam setiap proses perumusan kebijakan. Dengan demikian, lembaga yang terbentuk benar-benar menjadi wadah bersama yang kuat dan mampu menjalankan fungsi pemajuan kebudayaan secara optimal.

Meski hingga saat ini belum dilibatkan secara langsung dalam diskusi resmi terkait wacana tersebut, DEKAT menegaskan sikap terbuka untuk berkontribusi. Mereka siap bersinergi dengan berbagai pihak demi terciptanya kebijakan kebudayaan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa DEKAT tetap berperan aktif sebagai mitra strategis dalam pembangunan kebudayaan di Kabupaten Trenggalek.

Pewarta: Sugeng