JAWA TIMURTrenggalek

Kadang DEKAT Turun ke Jalan, Ratusan Takjil Dibagikan di Dua Titik Kota Trenggalek

158
×

Kadang DEKAT Turun ke Jalan, Ratusan Takjil Dibagikan di Dua Titik Kota Trenggalek

Sebarkan artikel ini

Trenggalek — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh komunitas budaya di Kabupaten Trenggalek. Kadang DEKAT (Dewan Kebudayaan dan Adat Trenggalek) menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat, Minggu (15/3).

Kegiatan berbagi takjil tersebut dilaksanakan di dua titik strategis di pusat kota, yakni di bawah Patung Garuda Trenggalek dan kawasan Pasar Pon Trenggalek. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi jalur ramai masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Puluhan anggota dan relawan dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Kadang DEKAT tampak turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada pengendara, pedagang pasar, hingga warga yang melintas.

Ratusan paket makanan dan minuman ringan dibagikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Perwakilan Kadang DEKAT menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan berbagai komunitas yang ada di Trenggalek.

“Kadang DEKAT terdiri dari berbagai komunitas dengan latar belakang suku, budaya, dan agama yang berbeda. Perbedaan itu justru menjadi kekuatan untuk saling berbagi dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Menariknya, kegiatan sosial ini juga melibatkan sahabat dari lintas agama yang turut berpartisipasi dalam aksi berbagi tersebut. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan kuatnya nilai toleransi yang hidup di tengah masyarakat Trenggalek.

Aksi berbagi takjil ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang terus dijaga oleh komunitas budaya di daerah. Selain membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan saat waktu berbuka, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antar komunitas.

Kadang DEKAT berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada bulan Ramadan, tetapi juga dalam berbagai momentum kebersamaan lainnya.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, nilai-nilai kebudayaan yang menjunjung tinggi persatuan, gotong royong, dan toleransi di Kabupaten Trenggalek diharapkan terus terawat dan semakin kuat di tengah masyarakat.

Pewarta : Sugeng
Editor : Redaksi