BGNJAWA TIMURMaduraSumenep

Program Makan Bergizi Gratis, Susu untuk Ibu Menyusui di Desa Giring Diduga Tidak Seragam, Warga Mempertanyakan Keadilan Pembagian

20
×

Program Makan Bergizi Gratis, Susu untuk Ibu Menyusui di Desa Giring Diduga Tidak Seragam, Warga Mempertanyakan Keadilan Pembagian

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah kini kembali menuai sorotan di tingkat desa. Kali ini datang dari warga Desa Giring, yang mempertemukan ketidaksamaan ukuran kemasan susu yang dibagikan khusus bagi ibu menyusui.

Berdasarkan laporan di lapangan, sejumlah ibu menyusui penerima manfaat program ini menemukan bahwa susu yang mereka terima memiliki ukuran yang berbeda-beda. Ada yang mendapatkan kemasan berukuran besar, namun tak sedikit pula yang justru menerima kemasan yang jauh lebih kecil.

Perbedaan ukuran ini tentu menimbulkan kebingungan sekaligus pertanyaan besar di kalangan warga. “Susu untuk program MBG bagi ibu menyusui di Desa Giring ini tidak sama ukurannya. Ada yang besar, ada yang kecil. Kami pun bertanya-tanya, apakah memang porsinya memang sengaja dibuat tidak sama, atau hanya kebetulan yang saya terima saja yang berbeda?” ujar salah satu penerima manfaat yang enggan menyebutkan namanya.

Kekhawatiran warga semakin bertambah karena susu tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung kualitas dan kuantitas produksi air susu ibu bagi bayi yang sedang disusui. Jika porsi yang diterima berbeda, dikhawatirkan akan berdampak pada pemenuhan gizi ibu dan bayi yang seharusnya sama rata.

Warga berharap pihak penyelenggara program, baik di tingkat desa maupun dinas terkait di Kabupaten Sumenep, segera memberikan penjelasan yang transparan. Masyarakat ingin mengetahui apakah perbedaan ukuran ini memang merupakan standar aturan yang berlaku, atau terjadi kesalahan dalam pengemasan maupun pendistribusian.

Selain itu, warga juga meminta agar pembagian selanjutnya dilakukan dengan lebih teliti, seragam, dan adil bagi seluruh penerima manfaat. Hal ini penting dilakukan agar tujuan utama program MBG dalam meningkatkan gizi masyarakat dapat tercapai secara maksimal tanpa menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola program maupun perangkat desa terkait ketidaksamaan ukuran susu yang dibagikan tersebut.”

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan