BekasiBeritaJawa BaratProfile

Di Bawah Kepemimpinan Sadar Darmadi, Desa Jatibaru Jadi Percontohan Desa Sadar Hukum di Jawa Barat

125
×

Di Bawah Kepemimpinan Sadar Darmadi, Desa Jatibaru Jadi Percontohan Desa Sadar Hukum di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Jatibaru, Sadar Darmadi

KAB BEKASI. Globalindo.Net – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali memberikan apresiasi kepada desa-desa berprestasi dalam membangun budaya sadar hukum. Dari 207 desa dan kelurahan yang ditetapkan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum Tahun 2025, Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi tampil sebagai salah satu yang paling menonjol.

Di balik capaian tersebut, sosok Kepala Desa Jatibaru, Sadar Darmadi, menjadi figur sentral yang dinilai berhasil menggerakkan kesadaran hukum masyarakat secara kolektif dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinannya, Desa Jatibaru tidak hanya memenuhi indikator administratif, tetapi juga menunjukkan perubahan kultur sosial yang nyata. Edukasi hukum rutin digelar, peraturan desa diperkuat dengan pendekatan partisipatif, dan penyelesaian sengketa warga didorong melalui musyawarah mufakat.

Predikat Desa Sadar Hukum Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 yang diraih Desa Jatibaru bahkan beriringan dengan peluang memperoleh penghargaan Anubhawa Sasana Desa dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebuah anugerah bergengsi bagi desa yang berhasil melewati pembinaan hukum secara ketat.

Bagi Sadar Darmadi, penghargaan ini bukan sekadar simbol formalitas. “Ini bukan hanya piagam atau piala. Ini adalah cerminan bahwa masyarakat Desa Jatibaru memiliki kesadaran tinggi untuk mematuhi aturan, menjaga ketertiban, dan menghormati hak sesama,” tegasnya, Jumat (13/02/2025).

Sadar Darmadi dikenal mengedepankan pendekatan dialogis dalam setiap kebijakan. Ia mendorong perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan untuk aktif turun langsung mengedukasi warga mengenai pentingnya taat hukum, tertib administrasi, hingga kesadaran membayar pajak.

Menurutnya, menjaga predikat jauh lebih sulit daripada meraihnya. “Mempertahankan itu lebih berat. Karena itu saya mengajak seluruh warga terus menumbuhkan budaya malu melanggar aturan, memperkuat kerukunan antar-tetangga, dan menjadikan hukum sebagai pelindung, bukan sesuatu yang ditakuti,” ujarnya.

Komitmen tersebut juga membuahkan hasil di ajang Anugerah Gapura Sri Baduga (AGSB) Pemprov Jawa Barat, di mana Desa Jatibaru meraih penghargaan pada aspek tata kelola, ketentraman, dan pelayanan publik.

Di tangan Sadar Darmadi, Desa Jatibaru diposisikan bukan hanya sebagai wilayah administratif, tetapi sebagai komunitas yang sadar hak dan kewajiban. Ia menekankan bahwa pembangunan desa harus bertumpu pada integritas, kedisiplinan, dan kesadaran hukum sebagai fondasi utama.

Keberhasilan ini menempatkan Sadar Darmadi sebagai figur kepala desa yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat.

Dengan kepemimpinan yang tegas namun humanis, Sadar Darmadi membawa Desa Jatibaru menjadi contoh nyata bahwa desa mampu menjadi garda terdepan dalam menegakkan ketertiban, menjaga harmoni sosial, dan mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, serta bermartabat di Provinsi Jawa Barat.

 

(JM)