TNI /POLRIBekasiBerita

Tak Kenal Lelah Prajurit TNI Dari Yonif TP.843 /Patriot Yudha Vikasa (PYV ) Bergerak Sisir Warga Yang Terjebak Banjir.

99
×

Tak Kenal Lelah Prajurit TNI Dari Yonif TP.843 /Patriot Yudha Vikasa (PYV ) Bergerak Sisir Warga Yang Terjebak Banjir.

Sebarkan artikel ini

KAB BEKASI, Globalindo.Net – Di tengah kepungan banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Sungai Citarum yang belum kunjung surut hingga Sabtu (24/1/2026) malam, dedikasi tanpa batas ditunjukkan oleh para prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) TP.843/PYV. Seolah tidak mengenal kata lelah dan waktu, mereka terus bergerak menyisir pemukiman warga untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam rumah.

Kondisi medan yang gelap dan arus air yang cukup deras tidak menyurutkan semangat para prajurit. Menggunakan perahu karet dan perlengkapan evakuasi seadanya, tim menyisir titik-titik terdalam di wilayah terdampak banjir yang kini ketinggiannya mencapai dada orang dewasa di beberapa lokasi.

Evakuasi Prioritas di Malam hari
Danramil 08 / Lemah Abang Mayor inf.Sukoco menyatakan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.

“Instruksi kami jelas, jangan ada warga yang tertinggal, terutama lansia, anak-anak, dan mereka yang sedang sakit. Kami bekerja, penuh secara bergantian agar proses evakuasi tidak terhenti meskipun hari sudah gelap,” ujarnya saat ditemui di posko pengungsian.

Hingga malam ini, puluhan warga berhasil dibawa ke tempat yang lebih aman. Salah seorang lansia yang terjebak di lantai dua rumahnya berhasil digendong oleh prajurit TNI menuju perahu evakuasi. Warga tersebut mengaku sempat pasrah karena air naik begitu cepat sementara ia tidak bisa berjalan.

Sinergi dan Kesigapan
Kehadiran Yonif TP.843/PYV di tengah bencana ini memberikan rasa tenang bagi masyarakat. Tak hanya melakukan evakuasi fisik, para prajurit juga turut membantu pendistribusian bantuan logistik berupa makanan siap saji ke area-area yang sulit dijangkau kendaraan darat.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Mereka datang tepat waktu saat kami sudah mulai kedinginan karena terjebak sejak pagi,” ungkap salah satu warga Desa Labansari yang berhasil dievakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, debit air Sungai Citarum dan Cibeet masih dalam status waspada. Tim Yonif TP.843/PYV bersama BPBD dan relawan terus bersiaga di lokasi-lokasi rawan untuk mengantisipasi adanya banjir kiriman susulan, memastikan bahwa setiap nyawa tetap terlindungi di tengah bencana yang melanda.

(JM)