KBB, Globalindo.Net — Tumbangnya pohon berukuran besar di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (23/1/2026) siang, menjadi alarm serius lemahnya mitigasi risiko lingkungan, khususnya terhadap keberadaan pohon-pohon tua di kawasan permukiman padat aktivitas.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.10 WIB itu menyebabkan satu unit mobil ringsek tertimpa batang pohon serta sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan perumahan elit tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini memperlihatkan potensi bahaya laten yang selama ini kerap diabaikan.
Berdasarkan keterangan di lapangan, pohon tumbang diduga kuat akibat kombinasi angin kencang dan kondisi fisik pohon yang sudah rapuh. Akar yang kropos serta usia pohon yang tua disinyalir menjadi penyebab utama robohnya batang pohon berdiameter besar tersebut.
“Kejadiannya sekitar jam duaan. Tadi angin kencang, pohonnya juga mungkin sudah tua, perkiraan akarnya sudah busuk,” ujar Risman, saksi mata di lokasi kejadian.
Rekaman video amatir pengendara motor yang beredar luas memperlihatkan kondisi mobil dalam keadaan ringsek tertimpa batang pohon. Jalan yang tertutup material pohon membuat arus lalu lintas tersendat dan memaksa kendaraan melambat hingga proses evakuasi selesai.
Petugas pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi pun menghadapi kesulitan dalam penanganan. Besarnya diameter batang pohon membuat evakuasi tidak dapat dilakukan secara cepat. Petugas harus memangkas batang pohon secara bertahap agar kendaraan dapat dikeluarkan dan akses jalan kembali dibuka.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya evaluasi dan perawatan rutin terhadap pohon-pohon tua, terutama di kawasan permukiman, jalan utama, dan area publik. Tanpa langkah mitigasi yang serius dan berkala, kejadian serupa berpotensi kembali terulang—dengan risiko yang bisa jauh lebih fatal.
Glh










