TNI /POLRIBekasiBerita

Koramil 08 Lemah Abang Bersama SPPG Sertajaya Salurkan Bantuan Gizi untuk Korban Banjir Jatibaru

201
×

Koramil 08 Lemah Abang Bersama SPPG Sertajaya Salurkan Bantuan Gizi untuk Korban Banjir Jatibaru

Sebarkan artikel ini

KAB BEKASI, Globalindo.Net – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir, Koramil 08/Lemah Abang Kodim 0509 Bekasi bersinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Sertajaya menyalurkan bantuan logistik dan suplemen nutrisi kepada para pengungsi di Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/01/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi para pengungsi, khususnya kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lanjut usia yang telah bertahan di posko pengungsian selama beberapa hari akibat luapan air yang belum sepenuhnya surut.

Komandan Koramil 08/Lemah Abang, Mayor Inf. Sukoco, yang turun langsung ke lokasi didampingi Babinsa Desa Jatibaru Serka Rahman Gurning dan Koptu Ari F. Timur, menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan tidak sekadar bersifat darurat, namun dirancang untuk menjaga ketahanan kesehatan warga di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Kami menyadari bahwa di pengungsian, risiko gangguan kesehatan sangat tinggi. Karena itu, bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, kami menyalurkan makanan tambahan, susu, serta vitamin yang memiliki nilai gizi seimbang agar imunitas tubuh warga tetap terjaga,” ujar Mayor Sukoco.

Sementara itu, Chandra, perwakilan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya menyalurkan bantuan pangan, tetapi juga memberikan edukasi singkat kepada petugas dapur umum terkait pengolahan makanan yang higienis dan bergizi meski dalam keterbatasan sarana.

Selain aksi pemenuhan gizi, personel Koramil 08/Lemah Abang turut dikerahkan membantu evakuasi barang-barang warga, menjaga keamanan lingkungan sekitar posko, serta memastikan aktivitas pengungsian berjalan tertib dan aman.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat terdampak banjir ini menjadi simbol nyata kepahlawanan tanpa pamrih, sekaligus bukti bahwa negara hadir untuk melindungi dan menguatkan warganya di saat-saat sulit. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban para korban hingga kondisi kembali normal dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.

 

( JM)