Sumenep,Globalindo.net -Kepulauan Kangean yang selama ini dikenal sebagai wilayah tenang dan religius kini menghadapi ancaman serius: narkoba, khususnya jenis sabu-sabu, mulai menyusup ke lingkungan pelajar. Sebuah realita yang mengejutkan dan menyakitkan sekaligus. Jika dulu narkoba dianggap masalah kota besar, kini bahaya itu nyata di depan mata – bahkan di pulau-pulau terpencil.
Informasi yang beredar di masyarakat menunjukkan pola peredaran sabu-sabu yang semakin mengkhawatirkan. Tidak lagi menyasar kalangan dewasa atau pekerja, tapi mulai merambah ke sekolah-sekolah dan lingkungan remaja. Ini adalah bentuk kehancuran yang sedang mengintai generasi muda di kepulauan – generasi yang seharusnya menjadi harapan masa depan.
Penyalahgunaan narkoba di usia sekolah tidak hanya menghancurkan masa depan individu, tetapi juga merusak tatanan sosial masyarakat. Ketika anak-anak sekolah mulai menjadi pengguna, bahkan pengedar, maka itu pertanda bahwa sistem perlindungan sosial kita sedang rapuh – atau bahkan tidak berjalan.
Apa yang membuat miris, wilayah kepulauan seperti Kangean tidak memiliki sistem pengawasan yang ketat. Minimnya personel aparat penegak hukum, terbatasnya patroli, serta jauhnya akses dari pusat kekuasaan membuat para pengedar leluasa masuk dan menyusup ke berbagai lini masyarakat. Apakah kita akan diam saja?
Perlu disadari, pelajar adalah sasaran yang mudah dimanipulasi. Mereka belum matang secara emosional, mudah dipengaruhi, dan cenderung mencari jati diri. Jika ruang pendidikan tidak cukup kuat untuk menjadi benteng, maka narkoba akan dengan mudah mengambil alih peran itu. Celakanya, di beberapa kasus, peredaran sabu-sabu justru melibatkan oknum yang semestinya menjadi panutan.
Oleh karena itu, Kangean harus siaga. Bukan hanya siaga dalam artian simbolik, tetapi benar-benar melakukan langkah nyata: penegakan hukum yang tegas terhadap pengedar, edukasi massif kepada pelajar dan orang tua, serta membangun kerja sama lintas sektor—dari kepolisian, sekolah, tokoh agama, hingga pemerintah daerah.
Kita tidak bisa menunggu korban berikutnya. Satu pelajar terjerumus narkoba, sama artinya dengan satu masa depan yang hilang. Kepulauan Kangean yang telah lama berjasa bagi negara ini layak mendapatkan perhatian serius dari semua pihak, terutama dalam hal perlindungan generasi mudanya dari ancaman narkoba.
Mari kita jaga anak-anak kita, mari kita jaga Kangean. Karena menyelamatkan generasi muda dari narkoba adalah bentuk paling nyata dari cinta tanah air.
Oleh: Hariyanto, S.Pd
Pemerhati Sosial dan Kepulauan












