BeritaJawa BaratKabupaten Garut

Euforia Pesta Mewah Anak KDM Berubah Jadi Tragedi, 3 Nyawa Melayang

231
×

Euforia Pesta Mewah Anak KDM Berubah Jadi Tragedi, 3 Nyawa Melayang

Sebarkan artikel ini

KAB GARUT, Globalindo.Net – Pendopo Garut 18 Juli 2025. Suasana siang biasa saja. Tapi ada luapan manusia disisi gerbang barat alun-alun.

Jumlahnya ribuan. Mereka berjejal hadiri hajatan pernikahan anak Gubernur KDM. Pesta pernikahan yang disebut-sebut termewah tahun ini di Garut.

Bukan sebagai udangan tapi sebagai besar adalah partisipan tanpa undangan – sekedar ingin melihat hajatan anak Gubernur Jabar, Maula Akbar dengan Wakil Bupati Garut Putri Karlina.

Namun siang itu acara bertajuk pesta rakyat baru saja dimulai. Terdengar kabar ada pembagian ‘nasi kotak’. Seperti diberikan aba-aba mereka berlomba berdesakan dan saling dorong.

Pesta pun berubah menjadi pemandangan yang mengerikan. Ada teriakan, yang kepanasan dan adapula yang terinjak-injak.

Hasilnya? Dua warga dan satu petugas kepolisian dinyatakan meninggal dunia dan puluhan lainnya harus dilarikan ke RSUD dr. Slamet Garut karena pingsan.

Korban pertama adalah seorang anak perempuan bernama Vania Aprilia (8), putri dari Mela Puri Anggreani, warga Kelurahan Sukamenteri. Vania ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di tengah kerumunan, diduga tergencet saat lautan manusia bergerak liar menuju titik pembagian konsumsi gratis.

Korban kedua hingga kini belum teridentifikasi, namun jenazahnya telah berada di ruang jenazah RSUD dr. Slamet Garut bersama korban pertama.

Selain itu, informasi juga menyebutkan bahwa satu anggota pengamanan dari Polres Garut turut menjadi korban dalam insiden ini. Belum diketahui kondisi terkini dari personel kepolisian tersebut.

Situasi di RSUD dr. Slamet Garut pun sempat kacau. Puluhan masyarakat dibawa menggunakan kendaraan darurat. Mereka mengalami pingsan massal akibat panas, dehidrasi, hingga trauma fisik karena terinjak-injak dan tergencet massa.

Sementara pihak Polres Garut masih mengumpulkan data korban dan saksi untuk mengetahui kronologi lebih lengkap.

 

Red