Surabaya~Globalindo.Net// Menanggapi viralnya pemberitaan terkait dugaan tindakan premanisme yang dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai anggota FPMI (Forum Pemuda Madura Indonesia).
Atas kejadian tersebut, pengurus pusat FPMI menyampaikan klarifikasi dan pernyataan (4/6/2025) di kantor FPMI, jln.Simo Rejo XII, Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya Jawa Timur.
Ketua umum FPMI Ahmad Andi Guntur menyatakan sikap tegas,bahwa”perlu kami tegaskan bahwa tindakan tersebut adalah murni urusan pribadi oknum yang bersangkutan dengan inisial MS atau Syarief,dan sama sekali tidak mewakili sikap,intruksi,maupun kegiatan resmi organisasi FMI.
“FPMI adalah organisasi yang berdiri di atas prinsip perjuangan rakyat, etika,dan penegakan hukum yang adil,dan kami menolak keras segala bentuk kekerasan, premanisme,atau intimidasi dalam bentuk apapun.
Sangat kami sayangkan, aku nang tersebut di atas inisial MS atau Syarif membawa nama organisasi untuk tindakan pribadinya yang tidak bermoral dan tidak bertanggung jawab. Itu adalah pelanggaran berat tegas ketua fpmi.
Sehubungan dengan hal tersebut, kami telah mengambil tindakan tegas dengan memecat oknum yang berinisial MS atau Syarif secara tidak hormat dari keanggotaan spmi tanpa toleransi.
“Langkah ini diambil untuk menjaga Marwah organisasi serta menunjukkan bahwa fpmi tidak akan pernah menjadi tempat perlindungan bagi individu yang menyalahgunakan nama organisasi untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya.
“Kami juga menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak menyamaratakan atau men stigma fpmi atas tindakan satu orang yang telah melanggar garis perjuangan. Organisasi kami tetap komitmen pada jalur damai bermartabat dan pihak pada kepentingan rakyat,” imbuhnya.
{Pur}












