Berita

Kunjungan Wakil Presiden Dan Mentri Pertanian Di Ngawi

441
×

Kunjungan Wakil Presiden Dan Mentri Pertanian Di Ngawi

Sebarkan artikel ini

Ngawi,Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming bersama Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman tanam padi di Desa Dempel Kecamatan Geneng dan meninjau pabrik beras PT. Daya Tani Sembada di Dusun Alas Pecah, Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (24/5).

Dalam kesempatan ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan keunggulan Kabupaten Ngawi Jatim dalam hal produktivitas padi. Yang mana, produksi padi Ngawi adalah yang tertinggi di Indonesia.

“Ngawi ini dari tahun ke tahun selalu produktivitas padinya tertinggi se-Indonesia. Dan Jawa Timur tercatat mulai tahun 2020 merupakan produsen padi terbesar di Indonesia.”

Khofifah juga melaporkan, produksi padi Jawa Timur telah dilakukan proses serap oleh Bulog Kanwil Jawa Timur. Pada Bulan Februari Mei 2025, target serap Bulog Kanwil Jatim sebesar 585,581 ribu ton setara beras dan sampai tanggal 22 Mei 2025 telah terserap sebesar 478,757 ribu ton setara beras atau 81,764.

Berdasarkan laporan persediaan operasional beras Bulog per Kanwil di seluruh Indonesia sebagai Cadangan Beras Nasional, sampai dengan tanggal 23 Mei 2025, total persediaan beras Bulog di Kanwil Jatim sebesar 868.208 Ton atau 22,454 dari total stok, terbesar di tingkat nasional.

Mentri Pertanian yang juga mendampingi Wapres mengatakan Alhamdulillah, hari ini stok Bulog telah mencapai 3,9 juta ton. Ini luar biasa, kita syukuri. Terima kasih untuk petani seluruh Indonesia. Mudah-mudahan bisa kita pertahankan dan tingkatkan,” ujar Mentan Amran.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyebut capaian ini sebagai bukti nyata dari kekompakan semua pihak dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kita 3,9 (juta ton), itu luar biasa dan tertinggi sepanjang sejarah ya. Ini luar biasa sekali. Terima kasih sekali atas kerja keras dari Pak Menteri Pertanian, para kepala daerah. Dan seperti yang diceritakan Pak Menteri tadi, semua negara berkunjung ke kita, tanya apa rahasianya. Yang lain kekurangan, kita sangat-sangat berlimpah,” ungkap Wapres Gibran.

Menurutnya, keberhasilan ini bukanlah hasil kebetulan, melainkan buah dari kerja lapangan yang konsisten. Ia menyebut Menteri Pertanian sebagai figur yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung ke sawah untuk memastikan para petani mendapat dukungan optimal.

Wapres juga menegaskan pentingnya penyelesaian cepat terhadap persoalan mendasar sektor pertanian seperti kelangkaan pupuk, distribusi benih unggul, hingga perbaikan sistem irigasi. Ia menilai langkah-langkah percepatan sangat penting untuk menjaga momentum ketahanan pangan jangka panjang

Dalam kesempatan ini Wapres Gibran Rakabuming Raka didampingi Menteri Pertanian serta jajaran terkait, Forkopimda Pemprov Jatim, Bupati Ngawi menyerahkan Alsintan untuk petani guna mendukung program pertanian yang ada di Kabupaten Ngawi.

 

Pewarta : Wisnu