Sumenep~ Globalindo.Net // – Kecamatan Manding bersiap menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Manding Distrik Festival 2025, sebuah perhelatan budaya dan ekonomi rakyat yang akan berlangsung selama lebih dari dua pekan, mulai 17 Mei hingga 1 Juni 2025 di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Manding, Sumenep.
Festival ini merupakan bagian dari Kalender Event Sumenep 2025, dan menghadirkan semangat kolaborasi antara pelestarian budaya, pengembangan kreativitas, serta pemberdayaan ekonomi lokal.
Manding Distrik Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM, seniman lokal, dan komunitas untuk menampilkan karya dan produknya kepada masyarakat luas.
Beragam acara telah disiapkan panitia penyelenggara, antara lain pertunjukan musik tongtong khas Madura, penampilan musik band dan dangdut, drumband cilik, seni tari tradisional, serta pertunjukan seni daur ulang bertajuk Madaya Recycle. Tak hanya itu, masyarakat juga akan disuguhi expo produk lokal, bazar UMKM, wahana permainan anak, dan kegiatan sosial berupa santunan anak yatim.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengapresiasi inisiatif ini dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menyukseskan festival tersebut. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya memperkuat identitas budaya Manding sekaligus mendorong pergerakan ekonomi rakyat.
“Ketika banyak yang berkunjung, maka jualan pedagang dibeli dan pendapatan mereka lebih meningkat,” ujar Bupati saat ditemui pada Jumat (9/5/2025).
Ia juga menambahkan bahwa festival semacam ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas dan memberikan ruang ekspresi bagi seniman serta pelaku usaha kecil.
“Manding Distrik Festival bukan sekadar hiburan, tapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan, melestarikan tradisi, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Kecamatan Manding,” tandasnya.
Dengan komposisi acara yang beragam dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat, Manding Distrik Festival 2025 diharapkan dapat menjadi salah satu magnet wisata budaya dan ekonomi di Kabupaten Sumenep, sekaligus mempertegas Manding sebagai wilayah yang aktif dan progresif dalam menggali potensi lokal.”
Pewarta: HR
Editor:Purwati












