BeritaJAWA TIMUR

Sarasehan Pluralisme dan Toleransi di Era Digital, Warga Desa Gerih Sambut Hangat Inisiatif Mas Tanto

307
×

Sarasehan Pluralisme dan Toleransi di Era Digital, Warga Desa Gerih Sambut Hangat Inisiatif Mas Tanto

Sebarkan artikel ini

Ngawi ~ Globalindo.Net// Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi menjadi saksi terselenggaranya acara Sarasehan bertema “Pluralisme dan Toleransi di Era Digital: Antara Tantangan dan Harapan” pada Minggu, 27 April 2025. Acara ini diprakarsai oleh Bapak Darmawan Sutanto, yang akrab disapa Mas Tanto, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

Meskipun Bapak Lurah Desa Gerih berhalangan hadir, acara tetap berlangsung khidmat dengan diwakili oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Gerih, Bapak Joko Supriyanto. Dalam sambutannya, Bapak Supriyanto menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya memperkuat nilai-nilai pluralisme dan toleransi di tengah tantangan era digital yang penuh dinamika.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif yang luar biasa ini. Sarasehan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman, apalagi di era digital yang serba cepat dan mudah terprovokasi,” ujar Bapak Supriyanto dalam sambutannya.

Acara ini berhasil mengumpulkan berbagai elemen masyarakat Desa Gerih, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan organisasi lokal. Diskusi yang berlangsung hangat menyoroti pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan serta bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk mempererat tali persaudaraan, bukan sebaliknya.

Mas Tanto, dalam paparannya, mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan terus menumbuhkan sikap saling menghormati di tengah keberagaman. “Tantangan di era digital ini nyata, namun harapan kita untuk tetap bersatu dalam keberagaman harus selalu kita rawat dan perjuangkan bersama,” tuturnya.

Melalui sarasehan ini, diharapkan Desa Gerih bisa menjadi contoh nyata bagaimana pluralisme dan toleransi dapat terus tumbuh subur, bahkan di tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat.

Pewarta : R. Yudha Prasetya
Editor : As Wisnu