BeritaArtikelBandungOpiniPilkadaPolitik

Menyongsong Pemimpin Baru Kota Bandung, H-7 Jelang Pencoblosan

561
×

Menyongsong Pemimpin Baru Kota Bandung, H-7 Jelang Pencoblosan

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, JABAR

Globalindo.Net//Hari ini tepat 7 hari jelang pencoblosan pilwallkot bandung. Warga Kota Bandung akan menentukan siapa walikota-wakil walikota bandung yang akan memimpin setelah tanggal 27 November nanti.

Tahapan pilwallkot sudah hampir tuntas dilaksanakan dari mulai pendaftaran, penetapan, sosialisasi hingga debat paslon sudah dilakukan.

Warga bandung di harapkan sudah memiliki bekal pengetahuan kaitan dengan pasangan calon dan visi misinya. Dan pada waktunya tanggal 27 november nanti mereka akan menentukan dalam bilik suara di TPS.

Yang terpilih dipastikan akan menakhodai arah keijakan pembangunan di Kota Bandung hingga lima tahun kedepan tahun 2029.

Kira-kira siapa yang bakal terpilih menjadi walikota-wakil walikota bandung kelak?. Pertanyaan ini rupanya berlaku untuk semua orang warga bandung, yang penasaran tentang siapa yang bakal terpilih dalam pilwalkot bandung.

Sudah banyak lembaga penelitian yang merilis hasil survey siapa yang kemungkinan besar terpilih menjadi walikota-wakil walikota bandung 2024.

Pada kesempatan ini redaksi globalindo akan mereview sekilas tentang visi misi keempat pasangan calon walikota-wakil walikota bandung 2024.

Untuk memandu warga Kota Bandung melihat sejauhmana arah dan kebijakan ke empat pasangan calon dalam mengelola kebijakan pembangunan nya kelak apabila salah satu dari mereka terpilih menjadi pemimpin Kota Bandung.

Dari ke empat pasangan calon secara umum dalam penyampaian visi-misi selama putaran debat hampir tidak ada perbedaan yang mencolok misalnya tentang isu pembangunan ekonomi, keempat pasangan calon sepakat menawarkan konsep ekonomi kreatif dalam memberikan solusi untuk mencipatakan lapangan pekerjaan.

Disadari betul Kota Bandung tidak memiliki sumberdaya alam, keempat pasangan calon lebih menekankan tentang pentingnya daya inovatif dan kolaboratif warga dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

1.Pasangan Dandan Riza Wardana-Arif Wijaya yang diusung partai koalisi partai PDI-Perjuangan dan Partai Demokrat yang terkenal dengan tag line ‘ngadandan bandung’ menawarkan konsep pembangunan Kota Bandung sebagai kota yang nyaman dan berdaya saing tinggi untuk semua warga.

Dengan visi maju, agamis dan sejahtera pasangan ini menekankan pembangunan yang partisipatif, adaptif dan berkelanjutan.

Dandan dan Arif bertekad menghadirkan tata kelola kota yang lebih adaptif, responsif, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

2.Pasangan Haru Suandharu-Dhani Wirianata yang diusung koalisi PKS dan Gerindra membawa visi Kota Bandung sebagai kota kreatif dunia yang maju, agamis, sejahtera, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Menyadari persoalan kompleksitas masalah perkotaan seperti pendidikan, krisis air bersih hingga ke urusan sampah pasangan ini ingin menyelesaikan urusan domestik dan mengangkat Kota Bandung ke panggung dunia.

3. Pasangan Muhammad Farhan-Erwin diusung Partai NasDem, PKB, Partai Gelora, dan Partai Buruh. Dengan membawa visi menjadikan Kota Bandung sebagai kota yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis.

Farhan-Erwin menekankan pentingnya aspek fasilitasi dan akses yang didasarkan pada prinsip keadilan dan inklusivitas akan membawa peningkatkan perekonomian kota dan mengembalikan identitas Bandung sebagai kota kreatif yang penuh potensi.

4. Arfi Rafnialdi-Yena Iskandar Ma’soem yang diusung oleh Partai Golkar, PSI, PAN, Hanura, dan Partai Garuda, membawa visi mewujudkan Kota Bandung yang nyaman, inklusif, maju dan berkelanjutan untuk mendukung kehidupan yang berkualitas.

Pasangan ini akan pengembangan ruang-ruang publik yang memberikan kesempatan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mengekspresikan karya mereka, kemudahan dalam perizinan kegiatan hiburan dan seni.

Arif-Yena berkomitmen meringankan beban ekonomi masyarakat bandung melalui berbagai program yang mendukung kesejahteraan warga

 

Elyas