BandungBeritaPariwisataPeristiwa

Atap Bangunan Cagar Budaya di Bandung Ambruk, 3 Orang Terluka

573
×

Atap Bangunan Cagar Budaya di Bandung Ambruk, 3 Orang Terluka

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, JABAR

Globalindo.Net//Insiden tragis terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat melukai tiga orang. Atap bangunan Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) tiba-tiba ambruk.

Reruntuhan atap gedung bangunan itu menimpa pengunjung dan panitia yang berada di dalam. Para korban diselamatkan oleh warga dan petugas yang berada di sekitar lokasi.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) serta Dinas Perumahan dan Permukiman Wilayah (Disperkim) Provinsi Jawa Barat akan melakukan asesmen menyeluruh pada Gedung Pusat Kebudayaan di Bandung setelah sebagian atapnya roboh pada Senin sore, (28/10/2024).

Gedung heritage yang memiliki sejarah panjang ini memerlukan izin khusus untuk perbaikan, sehingga koordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI tengah diupayakan.

“Sebagai gedung heritage, kami perlu izin Balai Pelestarian Kebudayaan Kementerian Kebudayaan sebelum melakukan perbaikan. Semoga izin segera turun agar dapat diperbaiki sesegera mungkin,” ujar Yuke di lokasi Gedung Pusat Kebudayaan, Kota Bandung, Selasa (29/10/2024).

Gedung yang berlokasi di Jalan Naripan ini telah berdiri sejak 1930 dan menjadi saksi bisu karya-karya seni yang dipamerkan oleh seniman lokal. Ketika insiden terjadi, perupa AR Soedarto tengah menggelar pameran lukisan bersama sejumlah seniman lain, di mana 40 karya lukisannya turut terdampak.

Soedarto bersama seniman lainnya merasa kehilangan dengan robohnya bangunan tersebut karena selama ini Gedung Pusat Kebudayaan menjadi tempat mereka berkiprah.

“Teman-teman perupa sempat ngobrol, mereka akan kehilangan sekali dengan situasi seperti ini. Gedung ini satu-satunya wadah yang diharapkan seniman-seniman Bandung sebagai tempat berkiprah,” papar Soedarto.

“Kita sangat kehilangan, jadi diharapkan agar segara ditangani dan diperbaiki,” harapnya.

 

Galih