BandungBeritaJawa Barat

PT. NGLTech Services Indonesia dan Universitas Padjadjaran Temukan Energi Masa Depan, Hidrogen dari Pasir Silika

1020
×

PT. NGLTech Services Indonesia dan Universitas Padjadjaran Temukan Energi Masa Depan, Hidrogen dari Pasir Silika

Sebarkan artikel ini

BANDUNG,JABAR

Glloballindo,Net // Inovasi terbaru dalam bidang produksi hidrogen dari pasir silika, diperkenalkan kepada, khalayak/publik nasional dan lnternasional.  Produksi hidrogen dari pasir silika tersebut, Berpotensi menjadi solusi utama dalam hal “Ketahanan Energi Nasional (KEN).

Hal tersebut terungkap dalam sebuah workshop yang dihadiri oleh Dr. Ilham Habibie, UNPAD, BRIN, PLN, KADIN, IFHE, JAPNAS, METI, MEBI, dan Garda Nusantara Jaya menyebut, Bahwa metode ini memungkinkan daur ulang pasir silika secara terus-menerus tanpa mengurangi kualitas produksi hydrogen (21/8/2024).

Penemuan ini hasil kerjasama antara PT. NGLTech Service yang dipimpin Rudiyana Supriadi (Dirut Utama) bersama dengan dengan tim riset Universitas Padjadjaran yang dipimpin oleh Prof. Dr. Yeni Wahyuni Hartati, M.Si, Bersama tim Dr.Eng, Uji Pratomo, Dr.Eng, Irwan Kurnia, Ari Hardianto, PhD, dan Irkham, PhD.

Penemuan ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain penting di sektor energi hijau global, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah dan berkelanjutan.

Bacagub Ilham Habibie yang di usung NasDem sangat antusias dengan penemuan ini dan mengapresiasi serta sangat mendukung sepenuhnya untuk segera dapat di industrialisasikan.

Menurutnya teknologi ini dipandang lebih inovatif dan efisien dibandingkan dengan pendekatan serupa yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan global yang telah berkiprah lebih dahulu.

Dalam workshop tersebut, tim riset dari Universitas Padjadjaran mendemonstrasikan proses dan reaksi kimia yang terjadi saat pasir silika diolah hingga menghasilkan green hydrogen. Demonstrasi ini menunjukkan bagaimana hidrogen yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan bakar pada genset yang telah dimodifikasi untuk berbahan bakar langsung hidrogen.

Proses ini menggambarkan potensi besar green hydrogen sebagai sumber energi bersih yang dapat menggantikan bahan bakar fosil, sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

Penemuan ini juga mendapat dukungan penuh dari Riki Ibrahim selaku Dewan Pengawas Masyarakat Energi Terbarukan lndonesia (METI), serta tim BRIN, yang terdiri dari Dr. Eng. Deni Shidqi Khaerudini dan Dr. Nono Sudarsono M.Sc.Eng, yang juga mewakili IFHE.

Mereka melihat inovasi ini sebagai langkah besar menuju Indonesia hijau, dengan potensi besar untuk diterapkan secara luas dan mendukung target nasional dalam mengurangi emisi karbon.

Ricky Andrian, VP Business Development PT.PLN (Persero), turut memberikan apresiasi tinggi terhadap penemuan ini. Beliau menyatakan, Bahwa PT PLN sangat mendukung pengembangan teknologi ini dan membuka peluang kolaborasi dengan PT NGLTech ServicesIndonesia.

Kolaborasi ini akan menjadi langkah strategis dalam pengembangan energi bersih di sisi PLN, sejalan dengan upaya bersama untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Sementara itu PT INDICO, Anak Perusahaan Telkom lndonesia turut berpartisipasi dalam workshop yang diselenggarakan oleh PT NGLTech Services Indonesia dan UNPAD tersebut.

Selain berpartisipasi PT INDICO  juga menunjukkan antusiasme yang besar terhadap inovasi terbaru dalam energi terbarukan, khususnya temuan terkait produksi hydrogen energy hijau dari pasir silika.

“Workshop ini menjadi ajang penting bagi PT INDICO untuk memahami lebih dalam potensi besar teknologi tersebut”.

PT INDICO menyambut gembira terhadap temuan ini, dan menilai sebagai langkah strategis dalam mendukung transisi Indonesia menuju energi bersih dan keberlanjutan lingkungan. PT INDICO berharap dapat berkolaborasi lebih lanjut dalam mengembangkan teknologi ini dan mempercepat adopsi energi hijau di Indonesia.

 

(Rf).