BANDUNG, JABAR
Globalindo.Net // Ketua Masyarakat Energi Bio Massa lndonesia (MEBI) Dr. lr. Milton Pakpahan menyambut baik temuan dan inovasi baru berupa sumber energi terbarukan yaitu hydrogen yang dihasilkan pasir silika.
Menurutnya hal itu dapat berkontribusi besar terhadap akselerasi dan peningkatan jumlah proporsi komponen EBT dalam komposisi energy primer Indonesia.
Ketua MEBI menyebut, Dimana Indonesia memiliki sumber dan potensi pasir silika yang sangat besar dan tersebar diseluruh wilayah Indonesia.
Jika potensi hydrogen dari silika ini dikembangkan dan diberikan akses dan kemudahan baik secara regulasi dan insentif pendanaan serta kepastian offtaker baik Pemerintah BUMN, BUMD, swasta, masyarakat luas, Tentunya akan besar sekali manfaatnya dan dapat membantu menciptakan energi bersih.
Hal itu bisa mengurangi angka impor BBM, berkontribusi pada penurunan emisi karbon, penciptaan ekonomi sirkuler, penciptaan lapangan kerja baru, ikut memelihara lingkungan meningkatkan kesejahteraan rakyat terutama di daerah perdesaan yang kaya akan sumber pasir silika.
Dilain pihak KADIN Jabar yang di wakili oleh KADIN Kabupaten Bandung, yang di ketuai Agus Ruslan, juga menyambut baik inovasi ini. Menurutnya, energi terbarukan yang murah sangat dinantikan oleh industri tekstil di
Kabupaten Bandung, yang masih banyak menggunakan batubara sebagai sumber energi.
“Kami berharap penemuan ini dapat menjadi solusi bagi kebutuhan energi hijau di industri tekstil di Kabupaten Bandung, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri di wilayah ini,” ujar Agus Ruslan.
Sementara itu Rudiyana Supriadi Dirut PT NGLTech yang juga Ketua Umum dari Garda Nusantara Jaya, bersama jajaran DPP-nya menyampaikan, Dengan penemuannya Hydrogen dari pasir silika, oleh PT NGLTech bersama Universitas Padjajaran, Rudi berharapan besar dapat membuka jalan bagi seluruh masyarakat Indonesia, Khususnya dalam memenuhi kebutuhan energi di daerah-daerah terpencil.
Selain itu, Rudi juga berharap inovasi ini menjadi sumber energi yang andal bagi para pelaku UMKM, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh pelosok negeri. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen PT NGLTech Services Indonesia dan Universitas Padjajaran untuk memajukan teknologi energi di Indonesia.
Inovasi ini diharapkan dapat segera diimplementasikan secara massal, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan energi nasional tetapi juga untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pionir dalam teknologi hydrogen di tingkat global.
Mengenai hydrogen dari pasir silika, apabila ada yang membutuhkan informasi lebih lanjut, bisa menghubungi di nomor
022 87308690 – PT NGLTech Services Indonesia.
(Rf).












