InternasionalBerita

Hubungan Negara-Negara Barat Terus Memanas dengan Rivalnya, Perang Dunia 3 Mengintai

558
×

Hubungan Negara-Negara Barat Terus Memanas dengan Rivalnya, Perang Dunia 3 Mengintai

Sebarkan artikel ini

INTERNATIONAL.-

Globalindo.Net // Terus memanas hubungan antara negara Barat dengan sejumlah rivalnya, hal itu meningkatkan risiko Perang Dunia 3. Hal itu juga yang telah menjadi lsu pembahasan dalam KTT aliansi militer Barat, NATO, pekan lalu di Washington DC, Amerika Serikat (AS).

Sejumlah anggota menyoroti ancaman dan tantangan sistemik yang ditimbulkan oleh Rusia, China, Korea Utara, dan Iran. Para pakar geopolitik dan pertahanan mengatakan Barat kini harus mempersiapkan diri untuk menghadapi musuh-musuh tersebut, Pada forum tersebut.

Salah seorang eks Sekjen NATO, George Robertson memperingatkan, Bahwa angkatan bersenjata Inggris harus memiliki kapasitas untuk menghadapi kwartet mematikan y…

Bagaimana Barat dapat menghadapi musuh-musuh tersebut masih harus dilihat. Rusia, Korea Utara, dan Iran sudah terkena sanksi internasional yang besar, dan pembatasan terhadap perdagangan internasional bisa dibilang telah mendorong mereka menjadi lebih dekat satu sama lain.

Namun bila mengalamatkan pernyataan NATO terkait pertentangan dengan China, hal ini masih perlu didalami lebih lanjut. Pasalnya, China merupakan salah satu motor ekonomi yang kuat.

“NATO lebih banyak mengidentifikasi dan mengagumi masalah tersebut, daripada menguraikan apa yang harus dilakukan aliansi itu mengenai masalah tersebut,” kata Ed Arnold, peneliti senior Keamanan Eropa di departemen Keamanan Internasional di lembaga pemikir Royal United Services Institute

Holger Schmieding, kepala ekonom di Berenberg Bank, mengatakan superioritas ekonomi Barat dapat membantunya untuk menang. Pasalnya, Barat memiliki sumber daya yang besar, sementara China dirasanya sudah mencapai titik maksimal

Sangat mudah untuk menjadi pesimistis terhadap prospek negara-negara maju sebagai pembela kebebasan, perdamaian dan demokrasi. Tapi itu salah, Waktu tidak berpihak pada musuh-musuh Barat. Porsi China dalam PDB global tampaknya mencapai puncaknya, Rusia akan berjuang untuk melakukan perang yang memakan banyak biaya, dan Iran semakin berubah menjadi seperti Korea Utara, bebernya.

(*).