Globalindo.net // Rangkaian peringatan Hari Santri tahun ini mendapat sambutan luar biasa. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H. Umarsyah mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan Hari Santri 2023 dilakukan secara total.
Salah satu acara yang mendapat sambutan luar biasa adalah pembacaan 1 miliar shalawat nariyah yang akan diikuti oleh jutaan umat Islam se-Indonesia secara virtual, pada Sabtu (21/10/2023) malam. Menurut Umarsyah, pembacaan shalawat nariyah, tidak hanya diikuti oleh warga NU, tetapi juga bakal diikuti oleh seluruh umat Islam se-Indonesia. “Kita menyelenggarakan pembacaan shalawat nariyah yang diikuti oleh jutaan warga negara Indonesia. Tidak sekadar warga NU tapi juga masyarakat Islam,” kata Umarsyah dalam konferensi pers di Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, Jumat (20/10/2023).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa inti dari perayaan Hari Santri 2023 adalah untuk berbagi kebahagiaan. Utamanya bertujuan untuk mengapresiasi peran ulama dan santri yang telah berhasil merebut dan mempertahankan kemerdekaan yang dilakukan di Surabaya. Bahkan perang di Surabaya itu, kata Umarsyah, telah diakui dunia sebagai perang paling heroik. “(Sejarah itu) tidak boleh dilupakan karena ini menyangkut momen sejarah yang sangat mempengaruhi perubahan dunia, maka harus kita gali bagaimana terjadinya momen sejarah itu,” ucapnya.
Sosok yang memperoleh gelar Panglima Santri dari PBNU ini mengatakan, semua pihak telah mengakui Perang 10 November 1945 di Surabaya diinspirasi oleh Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.
Ia mengatakan bahwa di dalam teks Resolusi Jihad itu tercantum nilai-nilai dan semangat perjuangan kebangsaan yang mampu membangkitkan semangat masyarakat Surabaya dari segala kalangan dan lapisan.
Semangat itu dimotori para ulama dan santri untuk berperang melawan tentara sekutu. “Resolusi Jihad dikumandangkan 22 Oktober 1945 dan puncaknya 10 November. Tidak boleh dilupakan bahwa Resolusi Jihad merupakan inspirasi dari munculnya gerakan mempertahankan kemerdekaan,” terangnya.(Vin)












