BeritaJAWA TIMURKesehatanPemerintahanPeristiwaSumenepTerbaru

Plt Kadinkes Sumenep Bersikap Arogan Menghadapi Para Perwakilan Pendemo

431
×

Plt Kadinkes Sumenep Bersikap Arogan Menghadapi Para Perwakilan Pendemo

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur bersikap arogan menghadapi peserta aksi demontrasi. Rabu, 31/01/24. Siang.

Dalam berbicara pada umumnya masyarakat madura khususnya Sumenep selalu mengedepankan adat, etika dan sopan santun terhadap sesamanya. Apalagi seorang pejabat yang dinilai kedudukannya lebih tinggi dari masyarakat pada umumnya, beda hal nya yang telah dilakukan oleh Plt Kadis Dinkes Sumenep yang tidak bisa menjaga norma adat sopan santunnya.

Melalui telepon selulernya, PLT Kadinkes Sumenep, Agus sapaan akrabnya berdalih terkait penutupan klinik ilegal tersebut tidak mempunyai kewenangan.

Saya tidak bisa melakukan penindakan penutupan atau memberikan rekomendasi karena saya tidak mempunyai wewenang,” dalihnya.

Tidak hanya sampai disitu, dalam Aksi unjuk rasa yang tergabung dalam Sumenep Forum yang digelar di kantor Dinkes Sumenep berakhir dengan perselisihan, bahkan saat disinggung mengenai regulasi izin Klinik yang diduga ilegal, Plt Kadinkes melontarkan kata-kata yang tak pantas dan seharusnya tidak dilontarkan.

Tersulut amarah, Plt Kadinkes sebut peserta aksi “colokna” (Mulutnya  /red). 

Tindakan itu membuat peserta aksi geram dan akan melakukan aksi jilid kedua.

“Kita akan menggelar aksi kedua terkait hal ini, selain persoalan klinik kita juga akan mempersoalkan statement Plt kadinkes yang sudah bersikap arogan kepada kita peserta aksi”, ungkap Endar selaku Korlap aksi.

Dalam situasi yang menegangkan para pengunjuk rasa menyayangkan perkataan dari seorang pejabat publik sehingga mengeluarkan kata-kata kotor yang tidak pantas untuk di sampaikan.

Sikap dan tindakan yang tak terpuji itu seharusnya tidak dilakukan oleh seorang Plt Kadinkes Kabupaten Sumenep yang kita anggap SDM nya sudah mempuni. Namun, sangat disayangkan, dan miris sekali dengan kejadian ini, membuktikan kepada masyarakat Sumenep bahwa Plt tersebut tak pantas menyandang gelar sebagai Plt Kadinkes Kabupaten Sumenep.

Hal itu juga sangat bertentangan dan bertolak belakang dengan tagline kabupaten tercinta kita “Bismillah melayani”.

(Soe Jarwo / Red)