JAWA TIMURMaduraSumenep

Bupati Sumenep Bersama BPBD dan BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Desa Langsar, Kecamatan Saronggi

55
×

Bupati Sumenep Bersama BPBD dan BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Desa Langsar, Kecamatan Saronggi

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net — Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH. turun langsung memimpin penyaluran bantuan air bersih bagi warga Desa Langsar (Langsar Laok), Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, jawa timur. Senin (5/10/2026).

Kegiatan ini merupakan respons cepat atas krisis air bersih yang telah berlangsung sejak sekitar tiga bulan terakhir akibat kemarau panjang .

Penyaluran ini berjalan berkat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BAZNAS Kabupaten Sumenep & BAZNAS Jawa Timur, serta didukung Kodim 0827/Sumenep dan Dinas Sosial P3A. Bantuan didistribusikan menggunakan armada truk tangki milik BPBD dan Dinsos P3A untuk menjangkau warga yang kesulitan mengakses sumber air bersih.

Kondisi di Lapangan
Warga Desa Langsar mengaku kesulitan air sudah berlangsung sejak Juli 2026. Selama ini mereka terpaksa membeli air dengan biaya tidak ringan sekitar Rp80.000 sekali ambil untuk kebutuhan satu minggu, bahkan kadang lebih cepat habis . Sumber mata air setempat menyusut drastis seiring berlanjutnya musim kemarau.

Pernyataan Bupati Sumenep
Di sela-sela penyaluran, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa penanganan kekeringan harus dijalankan secara kolaboratif:

“Penanganan kekeringan harus dilakukan secara bersama-sama. Kami terus mendorong sinergi seluruh pihak agar bantuan air bersih bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.”

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri, sehingga koordinasi dengan perangkat daerah, TNI, lembaga sosial, kecamatan, dan desa perlu terus diperkuat.

Dukungan BAZNAS dan Instansi Terkait
Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahman, menyatakan kehadiran BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Sumenep di Desa Langsar adalah wujud kepedulian terhadap warga yang terdampak krisis air. Sementara itu, Kepala Dinsos P3A, Dr. R. Abd Rahman Riadi, memastikan proses distribusi berjalan lancar agar bantuan langsung dirasakan warga. Kodim 0827/Sumenep juga turut menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter melalui program Bakti TNI AD.

Langkah Jangka Panjang
Kegiatan distribusi ini menjadi solusi darurat. Pemerintah Kabupaten Sumenep juga telah menempatkan Desa Langsar sebagai salah satu lokasi prioritas pembangunan sumur bor melalui Dinas PUTR untuk mengatasi persoalan air bersih secara berkelanjutan. BPBD Sumenep mencatat ada 76 desa di 19 kecamatan yang berpotensi terdampak kekeringan tahun 2026 .

Warga Desa Langsar menyambut baik bantuan tersebut dan berharap akses air bersih yang lebih permanen segera terwujud.”

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan