BudayaJAWA TIMURTrenggalek

LLGI Meriahkan Seni Tayub di Kasian Dongko, Ribuan Warga Antusias Hadir

111
×

LLGI Meriahkan Seni Tayub di Kasian Dongko, Ribuan Warga Antusias Hadir

Sebarkan artikel ini

TRENGGALEK, Globalindo.net – Pagelaran seni Tayub yang digelar Laskar Lebuh Gede Indonesia (LLGI) berlangsung meriah dan aman di Dusun Kasian, Desa Dongko, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman P. Pardi/Sudarmi, RT 39/RW 09, Dusun Kasian tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan para pelaku dan penggemar seni Tayub, khususnya di wilayah Kecamatan Dongko dan sekitarnya.

Masyarakat tampak berduyun-duyun mendatangi lokasi untuk menyaksikan pertunjukan seni tradisional tersebut. Diperkirakan sekitar 3.000 orang hadir dari berbagai penjuru Kabupaten Trenggalek.

LLGI yang bermarkas di RT 40/RW 09 Dusun Kasian merupakan wadah bagi para pemuda dan pemudi yang memiliki ketertarikan serta prestasi di bidang seni, khususnya tari dan Tayub. Kehadiran LLGI menjadi salah satu upaya untuk menjaga agar kesenian tradisional tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.

Ketua LLGI, P. Pujiarta, mengaku antusias dalam mengembangkan kesenian Tayub. Menurutnya, budaya daerah harus terus dilestarikan agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

“Kami berharap seni Tayub ini tidak dilupakan generasi penerus. LLGI akan terus berupaya tampil dalam berbagai kegiatan agar masyarakat tetap mengenal dan mencintai seni budaya daerah,” ungkapnya.

Pagelaran tersebut juga dihadiri sejumlah sesepuh seni dari Kecamatan Dongko maupun wilayah kecamatan lainnya. Beberapa kelompok seni Tayub turut hadir dan berpartisipasi sehingga suasana acara semakin semarak.

Salah seorang pengunjung mengatakan, kegiatan seperti ini bukan sekadar hiburan, namun juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpaguyuban seni Tayub.

“Kebudayaan ini untuk mempererat silaturahmi sesama paguyuban Tari Tayub. Kita harus saling menghormati dan menghargai setiap ada kegiatan seni Tayub serta jangan sampai dilupakan generasi selanjutnya,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan seni Tayub perlu terus dipertahankan sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa agar tidak tergeser oleh budaya modern maupun pengaruh budaya luar.

Sementara itu, P. Pujiarta berharap keberadaan Tayub kreasi terbaru yang dikembangkan LLGI nantinya mampu membawa kesenian tersebut semakin dikenal luas, bahkan hingga tingkat nasional dan mancanegara.

“Harapan kami, seni Tayub kreasi terbaru ini bisa semakin dikenal, tidak hanya di daerah, tetapi juga di tingkat nasional maupun luar negeri,” harapnya.

Dengan semangat kebersamaan para pelaku seni, dukungan masyarakat, serta keterlibatan generasi muda, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga eksistensi seni Tayub sebagai warisan budaya daerah.

Acara berlangsung meriah, tertib dan aman. Masyarakat yang hadir pun mengaku terhibur dengan pertunjukan seni Tayub yang disuguhkan LLGI.

Pewarta: Sugeng

Tinggalkan Balasan