Sumenep, Globalindo.Net //Masa Remaja bukan sekedar tentang mencari jati diri, tetapi juga tentang mempersiapkan masa depan. Hal inilah yang menjadi perhatian KKN Universitas Annuqayah (UA) Posko 17 melalui Seminar Penyuluhan bertema “Membangun Remaja Berdaya: Mencegah Bullying dan Pernikahan Dini untuk Masa Depan Yang Lebih Baik.(17/09/2026)
Bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ganding, Kegiatan tersebut diikuti oleh 108 siswi. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa persoalan Bullying dan Pernikahan Dini masih menjadi isu penting yang perlu mendapatkan perhatian, khususnya dikalangan remaja.
Tidak hanya menyampaikan materi, penyuluhan ini menjadi ruang bagi para siswi untuk memahami bahwa setiap keputusan yang diambil pada masa remaja dapat berpengaruh terhadap perjalanan hidup mereka dimasa mendatang.
Pembahasan mengenai Bullying mengajak peserta mengenali berbagai bentuk perundungn, memahami dampaknya serta menumbuhkan keberanian untuk tidak menjadi pelaku, korban, bahkan sekadar diam ketika melihat tindakan tersebut terjadi. Sementara itu, materi mengenai pernikahan dini memberikan pemahaman tentang pentingnya kesiapan dan pertimbangan yang matang sebelum memasuki kehidupan pernikahan.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Mahasiswa KKN UA Posko 17 dengan KUA Kecamatan Ganding dalam menghadirkan edukasi yang dekat dengan persoalan kehidupan remaja.
Sebanyak 108 siswi yang hadir bukan hanya datang untuk mendengarkan materi, tetapi juga diajak untuk melihat kembali bagaimana mereka ingin membentuk masa depan. Sebab, menjadi remaja yang berdaya berarti memiliki keberanian untuk mengenal diri, menghargai orang lain, berani berkata tidak pada hal yang merugikan, dan mampu menentukan pilihan yang bijak.
Melalui kegiatan tersebut, KKN UA Posko 17 berharap edukasi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk menjalani masa remaja dengan lebih percaya diri dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berdaya, berkarakter, dan siap menatap masa depan yang lebih baik.
FAY












