PAMEKASAN — Mahasiswi KKN Universitas Annuqayah Posko 20 menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pemanfaatan limbah. Mereka berhasil menyulap berbagai macam barang bekas menjadi sebuah Taman Kanak-Kanak (TK) Edukatif yang tidak hanya estetis, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pendukung proses pembelajaran anak usia dini.
Inovasi pemberdayaan ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah dan warga setempat. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan halaman TK Darul Falah Kertagena Tengah, kadur, Pamekasan wilayah binaan ini dilatar belakangi oleh kebutuhan untuk menanggulangi limbah anorganik sekaligus berupaya meningkatkan motivasi belajar, kreativitas, serta aspek motorik anak melalui penyediaan sarana edukasi yang murah, aman, dan ramah lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota mahasiswa KKN UA Kelompok 20 bekerja sama dengan melibatkan peran aktif pihak guru, peserta didik, serta wali murid. Proses pengerjaan dimulai dari pengumpulan bahan baku barang bekas di lingkungan sekitar, seperti botol plastik, galon air mineral dan ban bekas. Bahan-bahan tersebut kemudian melalui tahap pembersihan dan sterilisasi, pemberian warna cerah menggunakan cat ramah anak, hingga menjadikan media tanam hias yang tertata rapi.
Melalui terealisasinya program ini, mahasiswa KKN UA Kelompok 20 berharap agar masyarakat semakin meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri. Di sisi lain, lembaga pendidikan anak usia dini diharapkan dapat terus memanfaatkan media pembelajaran alternatif yang inovatif dan bernilai guna tinggi.












