JAWA TIMURMaduraSumenep

Burha Warga Manding Laok Hidup Sebatang Kara, Kepala Dinas Sosial Rahman Readi Serahkan Bantuan

18
×

Burha Warga Manding Laok Hidup Sebatang Kara, Kepala Dinas Sosial Rahman Readi Serahkan Bantuan

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Rahman Readi, kembali menunjukkan gerak cepat dan kepedulian nyata dengan langsung menyalurkan bantuan kepada warga yang sangat membutuhkan. Kali ini bantuan diberikan kepada Burha, warga Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, kabupaten Sumenep jawa timur yang hidup sebatang kara dan selama ini kondisinya kurang terjangkau perhatian pemerintah.rabu 09/09/2026

Berdasarkan data yang ada, Burha tercatat masuk dalam kelompok desil 6, namun kenyataan hidupnya jauh lebih berat dan memprihatinkan dibandingkan pengelompokan tersebut. Ia menjalani hari-hari seorang diri tanpa ada keluarga yang mendampingi, sehingga segala kebutuhan hidup harus dipikul dan diusahakan sendiri dengan keterbatasan yang dimilikinya.

Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Sumenep melalui program Peningkatan Peran Kesejahteraan Sosial atau P3A segera memberikan bantuan langsung sebagai langkah awal meringankan beban hidupnya.

Kepala Dinas Sosial Rahman Readi menyerahkan secara langsung bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp1.000.000 serta paket kebutuhan pokok yang terdiri dari beras 10 kilogram, minyak goreng, gula pasir, dan kecap.

Kepala Dinas Sosial Rahman Readi menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bukti kehadiran negara di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang hidup sebatang kara, terpinggirkan, atau terlewat dari jangkauan bantuan rutin.

“Bapak Burha hidup sendirian, tidak ada yang merawat, dan harus berjuang sendiri. Meskipun tercatat di desil 6, kenyataan di lapangan menunjukkan ia sangat membutuhkan bantuan. Kami pastikan warga yang benar-benar kesulitan, terlepas apa pun catatan datanya, tetap kami jangkau dan kami bantu sesuai kemampuan,” ujar Rahman Readi saat menyerahkan bantuan tersebut.

Sementara itu, Burha tampak sangat terharu dan berterima kasih sekali atas perhatian yang diterimanya. Ia mengaku tidak menyangka akhirnya diperhatikan dan dibantu langsung oleh Dinas Sosial, dan berharap semoga kebaikan ini menjadi berkah serta menginspirasi agar tidak ada lagi warga yang benar-benar miskin dan sebatang kara justru dibiarkan begitu saja.

Kasus Burha kembali menjadi pengingat bahwa data pendataan perlu terus diteliti dan diperbarui secara teliti, agar ketidaksesuaian pengelompokan tidak membuat warga yang sungguh-sungguh membutuhkan bantuan justru terabaikan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berkomitmen memastikan bantuan sosial sampai tepat sasaran dan menyentuh langsung mereka yang paling memerlukan.”

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan