JAWA TIMURMaduraSumenep

Pemkab Sumenep Perkuat Tata Kelola Koperasi, Gelar Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Berstandar SAK-EP

47
×

Pemkab Sumenep Perkuat Tata Kelola Koperasi, Gelar Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Berstandar SAK-EP

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) terus berupaya memoles dan memperkuat kualitas tata kelola lembaga keuangan desa serta koperasi secara menyeluruh.
Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pendidikan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi yang berpedoman pada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP).

Pelatihan yang berlangsung di Asmi Hotel Sumenep pada 11–12 Agustus 2026 ini diikuti oleh sebanyak 50 orang pengurus koperasi yang berasal dari berbagai wilayah di se-Kabupaten Sumenep.

Kepala Diskop UKM Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, menjelaskan bahwa agenda ini diselenggarakan guna mempertajam pemahaman teknis para pengurus dalam menyusun laporan keuangan yang benar, rapi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pelatihan ini secara khusus diarahkan untuk menyajikan informasi keuangan yang akurat, transparan, dan akuntabel sesuai standar nasional,” ujar Ramli.

Langkah ini sekaligus merupakan bentuk kepatuhan Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap regulasi terbaru, yaitu Permenkop UKM Nomor 2 Tahun 2024 tentang Kebijakan Akuntansi Koperasi dan Permenkop UKM Nomor 8 Tahun 2023 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi.

Urgensi pelaksanaan diklat ini dinilai sangat tinggi mengingat dari total 1.930 koperasi yang tercatat di Kabupaten Sumenep, sebanyak 1.073 di antaranya atau setara dengan 55,60 persen merupakan Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam (KSP/USP). Sebagian besar koperasi di Sumenep bergerak di bidang keuangan, sehingga ketepatan dalam pembukuan menjadi hal yang sangat krusial.

Guna memastikan materi dapat terserap secara maksimal dan mudah dipahami, panitia menghadirkan pakar akuntansi, Abd. Ghoni, dari LDP Jaya Edukasi sebagai fasilitator utama. Para peserta dibekali pemahaman tentang sistem pembukuan yang jujur, tertib, dan sesuai standar agar dapat diterapkan di lembaga masing-masing.

Melalui kegiatan bimtek ini, para pengurus diharapkan mampu menerapkan sistem pembukuan yang jujur, rapi, dan dapat dipertanggungjawabkan di lingkungan koperasi masing-masing, sehingga kepercayaan anggota dan masyarakat semakin meningkat.

Pemerintah Kabupaten Sumenep pun optimis, tata kelola koperasi yang sehat, tertib, dan transparan akan menjadi fondasi kuat dalam mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal, sekaligus menjadikan koperasi sebagai soko guru perekonomian daerah yang semakin kokoh dan mandiri.”

Pewarta:HR

Tinggalkan Balasan