BeritaDPRDJAWA TIMURNgawiPolitikSepakbola

PKB Ngawi Gelar Musancab Serentak, Mesin Partai Dipanaskan Menuju Pemilu 2029

62
×

PKB Ngawi Gelar Musancab Serentak, Mesin Partai Dipanaskan Menuju Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini

NGAWI, Globalindo.net – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Ngawi menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Ngawi, 7–9 Agustus 2026.

Kegiatan yang digelar di enam titik berdasarkan daerah pemilihan (dapil) tersebut diikuti hampir 1.500 kader struktural DPAC dan DPRt PKB. Musancab menjadi momentum bagi PKB Ngawi untuk melakukan penyegaran kepengurusan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah.

Ketua DPC PKB Ngawi, Nuri Karimatunnisa (Ning Nuri), mengatakan Musancab bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi juga bagian dari regenerasi dan penguatan mesin organisasi menghadapi tantangan politik ke depan.

“Musancab ini bagian dari penyegaran organisasi dan regenerasi kepengurusan. Kami ingin memastikan struktur partai di tingkat kecamatan semakin kuat dan solid,” ujar Ning Nuri, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, kader muda harus menjadi energi baru bagi PKB. Kepengurusan baru diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga aktif melakukan kaderisasi dan hadir di tengah masyarakat.

“Semangat muda harus menjadi energi baru bagi PKB Ngawi. Kami berharap lahir kader-kader militan yang memiliki loyalitas, integritas dan komitmen kuat terhadap perjuangan partai,” tegasnya.

Ning Nuri yang juga Ketua Komisi I DPRD Ngawi tersebut menambahkan, konsolidasi organisasi dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu dan Pileg 2029.

Sarasehan Kebangsaan cerdas memilih,bijak mengawal,Hijaukan Jawa Timur.

“Target kami seluruh struktur semakin solid sehingga mampu bekerja maksimal untuk menyukseskan dan memenangkan PKB pada Pemilu dan Pileg 2029,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Ngawi, H. Anas Hamidi, mengatakan kekuatan partai tidak hanya berada di tingkat kabupaten. Pengurus kecamatan hingga desa menjadi ujung tombak dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.

“Musancab harus menjadi momentum membangun struktur yang lebih aktif, solid dan responsif. Pengurus baru jangan hanya berhenti pada struktur di atas kertas, tetapi benar-benar hadir dan bekerja di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, regenerasi kader juga harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas. Kader PKB ke depan dituntut memiliki wawasan kebangsaan, kemampuan komunikasi dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat.

Musancab serentak tersebut menjadi langkah awal PKB Ngawi untuk memperkuat konsolidasi organisasi secara berkelanjutan menuju Pemilu 2029.

Sejumlah agenda akan dilakukan setelah Musancab, di antaranya penguatan kaderisasi, pendataan kader dan simpatisan, konsolidasi internal serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

“Jangan sampai konsolidasi baru dilakukan ketika mendekati pemilu. Kita ingin sejak sekarang seluruh struktur bergerak, melakukan kaderisasi, memperkuat komunikasi dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” pungkas Ning Nuri.

As/Red

Tinggalkan Balasan