BeritaJAWA TIMURSumenep

Ach Supyadi Buka Suara Bantah Jadi Pemilik atau Pembeking Proyek BK 2025 Desa Gung-gung

48
×

Ach Supyadi Buka Suara Bantah Jadi Pemilik atau Pembeking Proyek BK 2025 Desa Gung-gung

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net – Nama pengacara asal Sumenep, Ach Supyadi, S.H., M.H., sempat menjadi perbincangan hangat dan masuk dalam sorotan publik setelah disebut-sebut sebagai pemilik sekaligus pembeking proyek Bantuan Keuangan Khusus (BK) Tahun Anggaran 2025 di Desa Gung-gung, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Setelah sempat terkesan bungkam dan menghindar saat dimintai konfirmasi, ia akhirnya membuka suara dan memberikan klarifikasi secara tegas melalui akun media sosial TikTok miliknya bernama “Manusia Bumi”.

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan bahwa Ach Supyadi memiliki peran sentral dalam proyek yang bersumber dari dana publik tersebut. Salah satu aparat desa setempat bahkan secara terbuka menyebutkan nama Ach Supyadi sebagai pihak yang harus dihubungi jika ada pertanyaan atau persoalan terkait pelaksanaan proyek tersebut. Pernyataan itu memicu spekulasi dan asumsi negatif di tengah masyarakat, mengingat proyek bernilai ratusan juta rupiah itu diduga mengandung sejumlah kejanggalan dan penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Selama beberapa waktu, upaya awak media untuk meminta tanggapan langsung kepada Ach Supyadi belum membuahkan hasil. Ia kerap beralasan sibuk atau berada di luar kota, sehingga menimbulkan persepsi bahwa ada hal yang ingin ditutupi. Namun, baru-baru ini ia secara aktif menyampaikan penjelasan melalui akun media sosialnya guna meluruskan informasi yang berkembang luas.

Dalam rekaman klarifikasi yang diunggahnya, Ach Supyadi menyangkal secara tegas seluruh tuduhan dan pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan proyek tersebut.

“Bentar, saya ini tidak pernah main proyek, maupun memiliki proyek, tidak pernah membelakangi atau membebeki proyek apa pun. Dari lahir sampai sekarang saya tidak pernah tahu, apalagi mempunyai proyek seperti yang dituduhkan kepada saya dalam pemberitaan media online,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apa pun, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan proyek BK Tahun 2025 di Desa Gung-gung yang sedang menjadi sorotan.

“Saya tidak pernah tahu atau melaksanakan proyek, punya proyek, tidak pernah bersentuhan sama sekali dengan proyek, termasuk proyek BK 2025 seperti yang viral dalam pemberitaan. Itu tidak ada hubungannya dengan saya, dan saya sama sekali tidak terlibat terhadap proyek itu,” tegasnya mengakhiri penjelasannya.

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan