
Sumenep, Globalindo.net – Dalam perjalanan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M, setiap langkah menuju kebaikan menjadi bagian dari perjalanan rohani yang tak ternilai. Salah satu contoh nyata dari semangat kebersamaan dan pengabdian terlihat pada tugas mulia yang dijalankan oleh Ketua Rombongan Karom 5 Kloter Sub 77, kelompok Jamaah Haji Nurul Hidayat yang berasal dari Kabupaten Sumenep, Madura.
Suatu hari, ketika waktu sholat Dzuhur tiba di Kota Madinah, muncul tantangan bagi salah seorang anggota jamaah yang sedang dalam kondisi kurang sehat dan harus menggunakan kursi roda. Meski terbatas secara fisik, keinginan hati untuk melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi tetap membara. Di sinilah peran penting Ketua Rombongan muncul.
Sebagai pemimpin, ia tidak hanya mengatur jadwal dan keamanan kelompok, tetapi juga mengutamakan kenyamanan serta kesempatan ibadah bagi seluruh anggotanya. Dengan penuh perhatian dan kesabaran,
ia bersama rekan-rekan panitia yang lain mengantarkan jamaah yang menggunakan kursi roda tersebut menuju ke dalam lingkungan Masjid Nabawi. Jalan yang mungkin terasa berat bagi sebagian orang, menjadi ringan karena didorong oleh niat membantu sesama demi mencari ridha Allah SWT.
Perjalanan menuju tempat sholat di dalam masjid pun dilakukan dengan hati-hati, melewati lorong-lorong yang tertata rapi hingga sampai ke tempat yang nyaman bagi jamaah tersebut untuk melaksanakan ibadah Arba’en dan sholat Dzuhur. Tindakan ini mencerminkan makna persaudaraan sejati dalam Islam saling membantu, saling menguatkan, dan tidak membedakan kemampuan fisik dalam melayani sesama jamaah.
Bagi Ketua Rombongan dan timnya, tugas ini bukan sekadar kewajiban jabatan, melainkan ibadah tersendiri. Membantu orang yang lemah agar dapat melaksanakan ibadah di tempat yang mulia memiliki nilai pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT.
Semangat ini juga menjadi teladan bagi seluruh jamaah lainnya, mengingatkan bahwa keberhasilan ibadah haji tidak hanya dilihat dari kewajiban yang diselesaikan, tetapi juga dari akhlak dan bantuan yang diberikan kepada sesama.
Semoga segala upaya dan pengabdian yang dilakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, serta menjadi bekal kebaikan bagi seluruh jamaah Haji Nurul Hidayat dari Sumenep agar dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan lancar, sehat, dan diterima oleh Allah SWT.”
Pewarta: HR-Eka












