KAB BEKASI, Globalindo.Net – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Rabu 19 Februari 2026, semangat berbagi dan kepedulian sosial mulai terasa hangat di tengah masyarakat Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
LKS Punakawa Insan Madani menginisiasi kegiatan bertajuk “Bazaar Sembako Murah” yang digelar pada Selasa (17/02/2026) di Gedung Serbaguna Posyandu RW 014, RT 002 Blok A. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera yang kerap menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.
Sejak pagi hari, warga tampak antusias memadati lokasi acara. Antrean tertib mengular, namun wajah-wajah yang hadir memancarkan rasa syukur dan harapan. Mereka datang dengan satu tujuan sederhana: memenuhi kebutuhan dapur dengan harga yang lebih terjangkau.
Ketua LKS Punakawa Insan Madani, Tarhadi, menegaskan bahwa bazaar ini merupakan program tahunan dalam menyongsong bulan suci. “Kami ingin memastikan saudara-saudara kita dapat menyambut 1 Ramadhan 1447 H dengan tenang, tanpa terbebani kenaikan harga pangan. Ramadhan harus disambut dengan kebahagiaan, bukan kecemasan,” ujarnya penuh harap.
Beragam paket sembako disediakan, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, hingga telur yang dikemas dalam Paket A, B, dan C. Skema paket ini memudahkan warga memilih sesuai kemampuan ekonomi masing-masing, sehingga prinsip keadilan dan kebermanfaatan tetap terjaga.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor. Sejumlah pihak turut mendukung, di antaranya PT Phatria Inti Persada, PT Belfood Indonesia, Akademi Sekretari dan Manajemen Insulindo, LPK VIBI, serta Starlite.
Perwakilan PT Belfood Indonesia bahkan membagikan 216 kantung produk frozen food (nugget) secara cuma-cuma kepada warga. Bantuan tersebut menjadi kejutan manis yang menambah kebahagiaan masyarakat menjelang Ramadhan.
Dewan Penasehat LKS, Irwan Rijaludin, menekankan bahwa langkah besar selalu dimulai dari gerakan kecil yang konsisten. “Sebagai lembaga di bawah naungan Dinas Sosial, kami memiliki tanggung jawab untuk membangun organisasi yang profesional, kredibel, dan dipercaya masyarakat. Dengan manajemen yang tepat, dampaknya bisa meluas secara nasional,” terangnya.

Sementara itu, Dewan Pengawas LKS, Uliel Ahbab, menyampaikan bahwa keberadaan LKS tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ladang pembelajaran empati bagi para pengurus dan relawan.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua RW 014 Blok A Desa Sukasari, Ismail. Ia menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan.
Bagi warga, bazaar ini bukan sekadar transaksi jual beli. Ia menjadi simbol bahwa masih banyak tangan-tangan yang peduli, bahwa kebersamaan mampu meringankan beban, dan bahwa Ramadhan adalah momentum memperkuat solidaritas.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, LKS Punakawa Insan Madani berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang, menggandeng lebih banyak mitra strategis, dan menghadirkan lebih banyak senyum di tengah masyarakat.
Di tengah tantangan ekonomi, secercah harapan itu nyata—lahir dari kepedulian, tumbuh dalam kebersamaan, dan menguat menjelang bulan suci Ramadhan.
(JM)












