KAB BEKASIGlobalindo.Net // Aparat kepolisian dari Polsek Kedungwaringin langsung bergerak cepat setelah menerima laporan anjloknya kereta api Purwojaya Jurusan Jakarta- Cilacap di jalur perlintasan KM 56 sekitaran Stasiun Kedunggedeh RT.001/001 Desa Kedungwaringin Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada.Sabtu,25/10/2025 siang.
Kapolsek Kedungwaringin AKP.Muhammad Trisno.SH,M,M menjelaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian setelah mendapat informasi tentang insiden tersebut pertama kali diterima dari Kanit Intelkam IPDA.Faisal Malis.SH dan warga sekitar pukul 14:30 WIB. “Kami langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan area dan membantu proses evakuasi,para penumpang kereta “Ujarnya.
Setibanya di lokasi, anggota kepolisian langsung berkoordinasi dengan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) untuk mengambil langkah-langkah penanganan. Langkah awal yang dilakukan adalah memasang garis polisi untuk membatasi area kejadian dari kerumunan warga dan memastikan tidak ada pihak lain yang membahayakan proses evakuasi.
Fokus Utama, Keselamatan Penumpang
Prioritas utama dalam penanganan ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang. Pihak Polsek bersama tim gabungan langsung membantu proses evakuasi penumpang dari gerbong yang anjlok dan mengarahkan mereka ke lokasi yang aman. Berdasarkan data yang dihimpun, 220 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, meskipun beberapa di antaranya sempat mengalami kepanikan.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,tercatat satu penumpang yang mengalami luka ringan segera mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis,”Tambah AKP.M.Trisno.SH.M,M
Pengamanan dan Penyelidikan Awal
Selain membantu evakuasi, Polsek Kedungwaringin juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian yang sempat terhambat akibat insiden ini. Polisi mengimbau masyarakat untuk menjauh dari area perlintasan demi kelancaran proses evakuasi dan menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Sementara Manager Humas KAI Daop 1 jakarta, Ixfan handriwintoko saat di konfirmasi awak media menjelaskan bahwa kejadian tersebut akibat dari lepasnya As roda bagian belakang gerbong akibat insiden tersebut berdampak pada keterlambatan beberapa perjalanan kereta api yang yang melintas di lintas Kedung gede – Lemahabang, baik arah hulu (menuju timur) maupun hilir (Menuju jakarta)
“Kami mohon maaf atas terganggunya perjalanan kereta api akibat insiden ini dan menargetkan perbaikan dapat diselesaikan secepatnya.”Jelasnya.

Di ketahui Polsek Kedung Waringin bersama para petugas KAI di bantu BKO Polres metro bekasi, BKO Polda metro jaya dan unsur terkait lainnya gerak cepat memastikan dan membantu keselamatan para penumpang sekitar 220 jiwa.Selanjutnya para penumpang yang telah di evakuasi dalam keadaan selamat kembali melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan KA Taksaka, 217 penumpang dengan tujuan kroya dan Cirebon, serta untuk penumpang khusus Arah Cilacap dengan menggunakan bus sebanyak 5 orang dan 2 orang kembali mengarah Jakarta
“Kami menyerahkan sepenuhnya penyelidikan teknis kepada KNKT Dan PT.KAI Tugas kami di lapangan adalah memastikan keamanan dan kelancaran proses evakuasi,” tutup Kapolsek.
Hingga berita ini ditulis berdasarkan pantauan di lapangan sekira pukul 20:00 WIB proses perbaikan rel dan evakuasi gerbong masih terus berlangsung dengan pengerahan alat berat,pihak PT.KAI tengah melakukan upaya normalisasi jalur serta penanganan terhadap rangkaian KA Purwojaya yang terdampak agar perjalanan dapat segera kembali normal.
Polisi hadir bukan hanya menjaga keamanan, Namun peduli dengan keselamatan masyarakat
(JM)












