JAWA TIMURSumenep

Oknum Asisten Tenaga Ahli Disbudporapar Sumenep dan Komplotan Diduga Terlibat Pemerasan

514
×

Oknum Asisten Tenaga Ahli Disbudporapar Sumenep dan Komplotan Diduga Terlibat Pemerasan

Sebarkan artikel ini

Sumenep,Globalindo.net – Dugaan praktik penggelapan disertai pemerasan mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Kasus ini menyeret seorang Asisten Tenaga Ahli Bupati Sumenep yang berada di Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) berinisial B. Ia diduga berkomplot dengan R dan V, dua rekannya sesama warga Pulau Kangean.

Korban, Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial NK, tengah menghadapi persoalan hukum ketika B menawarkan “bantuan” berbekal jaringan yang diklaimnya mampu menyelesaikan perkara. Tergiur janji itu, NK mentransfer Rp 6.500.000 ke rekening BR sebagai biaya pengurusan.

Tak lama berselang, NK mengaku kembali ditekan dan diancam agar mengirim dana tambahan Rp 3.000.000 ke rekening berbeda—yang masih dikendalikan trio terduga pelaku. Total kerugian: Rp 9.500.000.

“Sudah lebih dari lima bulan, tak ada perkembangan. Mereka janji mengurus perkara, tapi nihil. Malah saya diintimidasi,” keluh NK.

Meski nilai uangnya relatif kecil, NK menilai kasus ini menyentuh soal etika dan integritas.

“Mereka masih muda dan seharusnya punya masa depan. Sangat tidak beradab memeras orang yang sedang kesulitan, lebih-lebih NK karib baik adik dari salah satu sindikat tersebut,” tegasnya.

NK menyatakan telah menyimpan seluruh bukti transfer dan rekam komunikasi. Ia tengah mempertimbangkan langkah hukum agar kasus ini memberi efek jera.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari B, R, maupun V, ataupun tanggapan dari pihak Pemkab Sumenep.”

Pewarta:HR