OpiniArtikelBandungBeritaJawa BaratPilkadaPolitik

Adu Kuat Tim Pendukung Pilwalkot Kota Bandung

657
×

Adu Kuat Tim Pendukung Pilwalkot Kota Bandung

Sebarkan artikel ini

OPINI, JABAR

Globalindo.Net//Pilwalkot Kota Bandung dalam hitungan minggu akan segera digelar. Tepatnya 27 November 2024 kita akan segera mengetahui siapa yang bakal memimpin Kota Bandung untuk 5 tahun kedepan.

Ada empat paslon yang sudah ditetapkan resmi oleh KPU Kota Bandung. Sesuai nomor urut keempat pasangan adalah Dandan-Arif nomor urut 1, Haru-Dhani nomor urut 2, Farhan-Erwin nomor urut 3, dan Arfi-Yena nomor urut 4.

Keempat paslon tersebut merupakan representasi pasangan parpol yang berpengaruh di Kota Bandung dan memiliki jaringan pendukung yang kuat.

Sebut saja pasangan Dandan Arif yang didukung PDIP dan Partai Demokrat, pasangan ini memiliki para pendukung setia dan kuat.

Banyak tokoh berpengaruh Kota Bandung yang berada dibarisan depan pasangan ini. Bukan kaleng-kaleng ada nama Dada Rosada mantan Walikota Bandung 2003-2013 dan segudang tokoh lainnya.

Pasangan Haru-Dhani yang didukung PKS dan Partai Gerindra juga memiliki kekuatan yang tidak bisa dianggap enteng. Kekuatan mesin politik PKS masih dianggap efektif di Kota Bandung ditambah banyaknya dukungan para tokoh terutama yang direpresentasikan calon wakilnya Dhani.

Dhani dalam banyak kesempatan mengumbar spanduk kedekatan dengan beberapa tokoh nasional terutama Capres terpilih Prabowo Subianto.

Berbeda dengan ketiga paslon lainnya, paslon Farhan – Erwin yang didukung Partai Nasdem dan PKB yang pada Pemilu lalu sukses mendulang suara di Kota Bandung, justru tidak banyak mengungkap tokoh terkemuka yang menjadi pendukungnya.

Pasangan ini lebih banyak dikenal warga Kota Bandung karena hampir tidak pernah putus beberapa tahun terakhir melakukan sosialisasi di media luar ruang. Warga Kota Bandung kerap melihat billboard Farhan atau Erwin bertengger di ruang publik di Kota Bandung.

Adapun pasangan Arfi-Yena yang di dukung Partai Golkar dan PSI lebih merepresentasikan dukungan dari tokoh mantan Walikota Bandung dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Siapapun tidak bisa membantah jika Arfi adalah orang dekat Ridwan Kamil, Arfi disebut banyak membantu dibalik kesuksesan Ridwan Kamil dalam memimpin Kota Bandung dan Jawa Barat.

Seberapa besar pengaruh dukungan parpol sebagai pengusung dan para tokoh yang berada dibarisan mereka terhadap elektoral atau keterpilihan dimasyarakat.?

Menariknya sampai saat ini para politisi masih menganggap bahwa pengaruh para tokoh dan parpol bisa jadi penentu kemenangan.

Sehingga dalam banyak kesempatan mereka menggunakan para tokoh untuk dijadikan alat dalam mempengaruhi dukungan di tengah masyarakat.

Alih alih pilwakot menjadi ikhtiar para calon untuk merepresentasi nilai-nilai kecakapan dan kepemimpinan serta mengekplorasi pengalaman dirinya jutru terdistorsi oleh berbagai latar belakang yang membebani.

Wacana dan adu gagasan yang seharusnya dipertontonkan dalam meraih dukungan masyarakat malah direduksi karena adanya keuntungan fragmatis dengan menonjolkan tokoh-tokoh tertentu.

Meskipun kita menyadari bahwa politik elektoral tidak pernah membahas idealisme dalam mempengaruhi suara publik.

Namun kita berharap para paslon menyadari bahwa kepemimpinan itu bukan sekedar mengadopsi gagasan fragmatisme tapi harus mampu mengimplementasikan kemampuan diri sendiri dan kekuatan sendiri.

Siapapun yang terpilih setelah tanggal 27 November mendatang, kita ucapkan selamat bekerja.

Elyas