Nasional

Benny Wenda Presiden ULMWP Menyambut Baik Pembebasan Pilot Susi Air Phillip Mehrtens

2298
×

Benny Wenda Presiden ULMWP Menyambut Baik Pembebasan Pilot Susi Air Phillip Mehrtens

Sebarkan artikel ini

West Papua – Globalindo.Net// Benny Wenda, Presiden Pemerintah sementara United Liberation movement for West Papua menyambut baik pembebasan Pilot Susi Air Phillip Mark Mehrtens, Oleh TPN-PB di Ndugama drakma pada 21 September 2024

Benny Wenda, mengatakan Atas nama ULMWP, saya dengan sepenuh hati menyambut baik pembebasan Phillip Mehrtens setelah satu setengah tahun ditawan. Katanya

Yang terpenting adalah Mr. Mehrtens dapat bersatu kembali dengan keluarganya dengan selamat. Kepulangannya dengan selamat telah menjadi prioritas utama dan saya telah berupaya untuk mencapai tujuan ini sejak awal, memfasilitasi negosiasi, membuka jalur komunikasi baru dan membangun pemahaman, serta melakukan perjalanan untuk bertemu dengan perwakilan dan perantara bagi banyak pihak. Saya tahu betapa besar kerusakan yang akan ditimbulkan oleh pembunuhan Mr. Mehrtens terhadap perjuangan West Papua. Reputasi internasional perjuangan kami menuntut keselamatan Mr. Mehrtens.tuturny

Terima kasih kepada Egianus Kogoya beserta pasukan TPNPB yang telah sepakat membebaskan Tn. Mehrtens atas dasar kemanusiaan, dan kepada Jubir TPNPB Sebby Sambom yang telah memfasilitasi dengan tanpa lelah. Sudah sepantasnya tidak ada lagi darah orang tak berdosa yang tertumpah di tanah leluhur kami. Orang West Papua tidak memiliki tradisi penyiksaan, pembantaian, atau pembunuhan terhadap orang tak berdosa. Dengan membebaskan Tn. Mehrtens tanpa luka, TPNPB telah memastikan bahwa perjuangan kami tidak akan ternoda. Ujarnya

Terima kasih kepada seluruh masyarakat West Papua yang telah membantu proses ini sejak awal, mempertaruhkan nyawa mereka untuk memperlancar kontak antara Bapak Mehrtens dan keluarganya serta menyampaikan pesan antara TPNPB dan para negosiator, termasuk anggota ULMWP setempat dan mantan Bupati Nduga, Edison Gwijangge. Terima kasih kepada Juha Christensen atas kerja keras Anda sebagai fasilitator untuk mengamankan pembebasan ini. Saya senang telah bekerja sama dalam proses ini. Terima kasih juga kepada Tim Hansen dari International Lawyers for West Papua (ILWP) yang telah membantu proses ini, dan juga semua kelompok solidaritas di seluruh dunia yang mendesak pembebasan Mehrtens. Tegasnya

Terima kasih kepada pemerintah Selandia Baru yang telah mendorong penyelesaian damai. Sayangnya, permintaan ini tidak diindahkan oleh otoritas Indonesia yang menolak bantuan dari luar, mengebom dataran tinggi Nduga, meningkatkan kehadiran dan serangan pasukan, dan secara teratur memblokir jalannya utusan TPNPB, yang membahayakan nyawa Tn. Mehrtens.katanya

Hari ini kita juga berduka atas banyaknya warga West Papua yang tidak bersalah yang kehilangan nyawa sebagai akibat dari operasi militer balasan, karena Indonesia menggunakan penculikan ini sebagai dalih untuk melakukan kekerasan lebih lanjut. Tuturnya

Saya menyerukan kepada pemerintah Selandia Baru dan masyarakat internasional untuk mendukung perjuangan kami untuk menentukan nasib sendiri. Kita tidak boleh lupa bahwa pelanggaran hak untuk menentukan masa depan kita sendiri yang terus berlanjut adalah akar penyebab semua kekerasan di West Papua. Satu-satunya jalan menuju solusi damai bagi konflik West Papua adalah referendum yang dimediasi secara internasional. Ujar Wenda

Fokus internasional kini harus kembali pada penderitaan rakyat West Papua yang terkena dampak pendudukan pasukan Indonesia, masyarakat yang mengungsi di dalam negeri, dan perjuangan damai yang sedang berlangsung untuk penentuan nasib sendiri sebab Perjuangan diplomatik dan politik kita terus berlanjut. Tutupnya

Jurnalis : Dano Tabuni

Editor; Purwati